IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Mega Proyek Listrik, Dilirik Perusahaan Kabel Malaysia

Mega Proyek Listrik, Dilirik Perusahaan Kabel Malaysia

Written By Indopetro portal on Wednesday, 3 June 2015 | 09:31

indoPetroNews.com - Kabar tentang pembangunan pembangkit energi listrik 35.000 MegaWatt dilirik negara tetangga, yaitu Malasyia. Pembangunan yang menjadi mega proyeknya pemerintah Indonesia ini, sangat menggoda bagi perusahaan kabel asal negeri Jiran, PT. Sarawak Cable Bhd.

Managing Director Sawarak Cable, Aaron Toh, mengatakan ada kekurangan pasokan listrik besar di Indonesia, terutama di Sumatera. Pemerintah Indonesia berkomitmen membangun infrastruktur listrik 35.000 megawatt (MW) dalam lima tahun kedepan.

"Karena kami harus bersiap dan bergerak cepat untuk menangkap peluang tersebut. Kami berekspektasi, pasar Indonesia menarik bagi bisnis pembangkit listrik dan jalur transmisi kami," kata Aaron, di Jakarta, Rabu (3/6).

Melalui anak usaha perusahaan kabel asal negeri Jiran ini, yaitu PT. Inpola Mitra Elektrindo sedang mengembangkan pembangkit listrik mini hidro (PLTMH) di Sumatera Utara, yang bersumber dari tenaga air dengan kapasitas listrik 10 MegaWatt.

Diketahui, Sarawak Cable tengah bernegosiasi dengan PLN untuk memasok listrik lewat Power Purchase Agreement (PPA). Pasalnya proyek tersebut ditargetkan akan selesai pada tahun 2015. "Kami berharap PLN sudah memberikan izin dalam tiga hingga enam bulan kedepan," ujarnya.

Menurut Aaron perusahaannya akan menyumbang 30 persen dari pendapatan ekspor di masa mendatang. Tujuan ekspor perusahaan saat ini ke kawasan Oseania dan Asean, seperti Myanmar, Filipina, Singapura, dan Indonesia. Diketahui, Sarawak Cable sendiri sudah mengantongi order yang baru sekitar RM. 2 miliar.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login