IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pemerintah Segera Tunjuk Agregator Gas

Pemerintah Segera Tunjuk Agregator Gas

Written By Indopetro portal on Tuesday, 23 June 2015 | 22:11

indoPetroNews.com - Indonesia akan segera mempunyai badan penyangga gas bumi. Nantinya badan itu akan mengatur atau mengurusi mekanisme pembelian dan penjualan gas bumi. Selanjutnya lembaga itu disebut Agregator Gas.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, mengatakan Pemerintah tengah menggodok aturan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) yang akan mengatur terkait Agregator Gas tersebut. Untuk itu, Wirat mengharapkan, tahun ini Perpres itu sudah bisa keluar.

"Ini konsepnya kan lagi dijalani. Sampai perpres saja. Nanti baru ditunjuk siapa agregatornya. Swasta juga boleh masuk, tapi yang sudah didiskusikan masih BUMN," kata Wiratmaja, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (23/6)

Selain itu, Wiratmaja mengatakan badan ini nantinya juga dapat melakukan mixing harga yang ada di seluruh Indonesia. "Jadi kesempatan sumber gas dari berbagai tempat kan harganya berbeda-beda, kaya dari pipa, dari LNG kan beda-beda harganya. Dia yang bertugas mengumpulkan nanti di-mix harganya," ungkap Wiratmaja

Setelah itu, lanjutnya, Agregator Gas juga bertugas menetapkan harga gas yang dikeluarkan untuk industri tapi dengan harga yang berbeda-beda sesuai jenis industrinya.

"Misalnya untuk pupuk berapa, untuk keramik berapa nah itu beda. Tapi kalau sama-sama keramik mau di Medan, Jabar (Jawa Barat), Jatim (Jawa Timur) itu harganya harus sama, tidak boleh jauh berbeda. Listrik juga gitu. Tapi antara keramik sama listrik harganya boleh berbeda," jelas Wiratmaja.

Lebih lanjut, Pemerintah juga menetapkan skema, bahwa Agregator Gas juga diwajibkan untuk membangun infrastruktur. Dalam hal ini, Agregator gas bisa juga memanfaatkan kerjasama dengan para investor.

"Jadi dia tugasnya mencampur harga, kedua tugasnya bangun infrastruktur. Nanti bekerjasama dengan investor. Dia lah yang harus bekerjasama. Yang orang sering salah tangkap dianggap agregator ini hanya satu saja. Padahal tidak hanya satu. Boleh beberapa. Dengan tugas yang sama," ujarnya.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login