IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Pertamina Cari Minyak di Seluruh Wilayah Negeri

Pertamina Cari Minyak di Seluruh Wilayah Negeri

Written By Indopetro portal on Monday, 29 June 2015 | 13:46

indoPetroNews.com - PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaannya PT Pertamina EP terus melakukan pencarian sumber minyak dan gas bumi (migas). Tidak tanggung-tanggung, beberapa wilayah di Indonesia, dari Aceh hingga Papua menjadi kegiatan perusahaan plat merah tersebut, dalam mencari sumber energi nasional.

“Melalui kegiatan eksplorasi, Pertamina EP merencanakan kegiatan survey seismic sepanjang 1.167 km, yang terdiri dari wilayah Area Sumatera Utara untuk survey Garcinia dan Seremban, Area Sumatera Selatan untuk survey Karbela dan Selingsing, Area Jawa Barat untuk survey Akasia Besar, Area Jawa Timur untuk survey Lumajang, Area Kalimantan untuk survey Tanjung dan Bunyu, serta di Area Papua untuk survey Kupalanda”, ujar Direktur Utama Dwi Soetjipto saat mengunjungi lapangan Bunyu di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara seperti ditulis, Senin (29/6).

Selain itu, Pertamina EP juga menargetkan pemboran eksplorasi sebanyak sembilan sumur yang terdiri dari lima sumur wildcat yang merupakan sumur yang dibor pertama kali untuk menentukan keterdapatan minyak dan gas pada lokasi yang masih baru, dan empat sumur deliniasi yang bertujuan untuk mencari batas-batas penyebaran migas pada lapisan penghasilnya.

Dari kegiatan eksplorasi tersebut diharapkan dapat mencapai target penemuan cadangan sampai dengan 90 juta barel minyak ekuivalen (MMBOE) selama tahun 2015, yang terdiri dari minyak sebesar 22 juta barel minyak mentah (MMBO) dan gas bumi sebesar 390 miliar standar kaki kubik (BSCF).

Dwi mengatakan, meskipun harga minyak mentah dunia tengah mengalami pergerakan harga yang cukup fluktuatif dan harganya saat ini jauh lebih rendah dari periode tahun 2013 - 2014, namun Pertamina terus berjuang menunjukkan komitmen terbaik untuk bangsa Indonesia.

“Ketahanan energi itu nafasnya ada di penemuan cadangan, kalau tidak dilakukan eksplorasi maka ketahanan energi bisa terganggu. Dan itu yang tidak kami inginkan”, tegas Dwi.

Dalam kunjungan kerjanya ke Bunyu, Dwi mengatakan, kegiatan seismic yang dilakukan di Bunyu pada tahun 2015 ini adalah kegiatan seismic yang dilakukan untuk kelima kalinya, dengan target panjang lintasan sepanjang kurang lebih 209 KM yang akan melintas di hampir seluruh area Bunyu.

Sebelumnya, kegiatan seismic di Bunyu telah dilakukan pada tahun 1949 dan 1969, di mana berdasarkan data seismic pada saat itu, lapangan Bunyu diproduksikan. Selanjutnya pada tahun 2005 dan 2012 kembali dilakukan kegiatan seismic untuk memperkaya data. Dwi menyampaikan bahwa kegiatan seismic dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin berkembang, untuk memperoleh data cadangan sumber migas yang semakin akurat. (Ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login