IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Sudirman Dituding Langgar Aturan Sendiri

Sudirman Dituding Langgar Aturan Sendiri

Written By Indopetro portal on Monday, 1 June 2015 | 15:35

indoPetroNews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said dituding menyalahi kebijakannya sendiri untuk melakukan penghematan. Pasalnya, dalam kunjungannya dari Singapore menuju Lhoksumawe, Banda Aceh, pada bulan lalu, Sudirman Said menggunakan pesawat Jet charteran dengan biaya USD 35.750.00 dan jika di kurs ke rupiah sekitar Rp. 429 (Rp 12 ribu per USD).

"Kalau memang dana pesawat jet pribadi itu masuk ke dalam dana operasional menteri (DOM), maka Sudirman Said sudah menjilat ludahnya sendiri untuk melakukan penghematan. Karena disatu sisi ngomong hemat dan hemat, tapi disisi lain malah naik pesawat jet pribadi dengan harga sekali jalan sudah Rp 400 juta lebih," kata Pengamat Anggaran Politik dan Direktur Centre For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, di Jakarta, Senin (1/6).

"Silahkan anda hitung, dana operasional menteri (DOM) itu kan infonya sekitar Rp 120 juta perbulan, tapi kok kenapa biaya pengeluaran jet pribadi seharga Rp 429 juta sekali pergi, terus sisanya mau dicari dimana, walaupun dana DOM untuk 3 sampai 4 bulan dikumpul jadi satu, lalu pertanyaannya adalah apakah bulan-bulan sebelumnya tidak ada muncul biaya,?" tambah Uchok.

Namun, Menteri ESDM membantah jika dirinya menerima gratifikasi. Bahkan mantan Dirut PT. Pindad itu memprotes agar hal tersebut tidak dibesar-besarkan.

"Soal jet pribadi. Sebetulnya sih saya menggunakan transportasi ini fungsional saja. Hari-hari pakai kijang. Kalau ada acara kenegaraan saya pakai kendaraan dinas menteri. Kalau keadaan normal ke Bandung naik kereta atau mobil. Tapi kalau hari itu mesti balik, kadang-kadang disiapkan helikopter. Menteri kan rada penting dong waktunya. Jadi bagaimana agar semua kegiatan bisa tercapai," kata Sudirman.

Sebelumnya, beredar lembaran tagihan (invoice) PT Pelita Air Service (PAS) yang beralamat kantor di jalan Abdul Muis No 52-56 A Jakarta yang mengirimkan tagihan ke Pertamina Energy Services (PES) PTE LTD yang beralamat di Ngee Ann City Tower A di Singapura. Invoice dikirim tanggal 01 April 2015, dengan description yaitu charter Gulfstream G-550 (sewa pesawat jet) atas penggunaan pada tanggal 09 Maret 2015. Dan invoice ditanda tangani oleh Controller Manager PT PAS.

Dalam invoice, angka tagihan mencapai USD 32.500 dan handling fee sekitar USD 3.250, jadi totalnya sekitar USD 35.750. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login