IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Undang-undang Migas harus Pro Terhadap BUMN

Undang-undang Migas harus Pro Terhadap BUMN

Written By Indopetro portal on Thursday, 18 June 2015 | 09:42

indoPetroNews.com - Revisi Undang-undang minyak dan gas bumi (RUU-Migas) masih dalam tahap penggodokan. Beberapa kalangan meminta, Undang-Undang Migas ke depan harus memberi prioritas kepada badan usaha milik negara (BUMN), bukan kepada asing.

"Harus memberi tempat utama untuk BUMN. Ini bukti keberpihakan pemimpin dan elite politik terhadap kepentingan rakyat," kata Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria, disela acara diskusi migas yang diselenggarakan oleh PBNU, kemarin.

Sofyano menganalogikan ibarat rumah atau keluarga. Orang tua pasti memberikan atau menyiapkan kamar yang baik buat anaknya. Sehingga sang anak tak meragukan kemampuan dan loyalitasnya terhadap orangtua nya sendiri?

Berbeda dengan tamu atau pemain migas asing. Pasti ditempatkan pada ruang yang tersisa. Sebab tamu yang menginap di rumah kita tak mungkin mau membersihkan rumah dari sampah dan kotoran. "Tamu itu juga tidak akan ikhlas menjaga dan merawat rumah kita untuk tetap kokoh berdiri selamanya," jelasnya.

Sama seperti Pertamina yang merupakan perusahaan milik pemerintah. “Jika ada syak wasangka bahwa Pertamina itu ruwet atau korup, menurutnya, itu karena ulah manusianya bukan perusahaannya," tambahnya.

Karenanya, ia mengungkapkan mensangsikan kemampuan Pertamina sama dengan mensangsikan dan meragukan kemampuan anak bangsa.

"Ingat, lebih dari 95 persen pekerja migas yang ada di KKKS asing atau swasta di negeri ini adalah pribumi. Apakah ini masih diragukan?," ujarnya.

Selain itu, menurutnya, menjadikan Pertamina sebagai ‘single agregator’ migas di tanah sendiri merupakan keharusan. Ketahanan energi bangsa ini harus dikendalikan dan harus dipercayakan kepada BUMN. Sebab ketahanan energi adalah pilar dari ketahanan bangsa dan berarti juga wujud sesungguhnya dari kedaulatan bangsa.

"Ini hanya bisa diwujudkan oleh bangsa sendiri, bukan bangsa lain," tutup Sofyano. Ehs
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login