IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Layani Gas di Jatim, PGN Hemat Rp.2,06 Triliun

Layani Gas di Jatim, PGN Hemat Rp.2,06 Triliun

Written By Indopetro portal on Tuesday, 7 July 2015 | 14:03

indoPetroNews.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), mengklaim tengah melakukan efisiensi sebesar Rp.2,06 triliun per tahun, dalam melayani konsumsi gas bumi untuk 9 kawasan industri di Regional Distribution II (Jawa Timur - Jawa Tengah). dimana jumlah pelanggan di wilayah tersebut lebih dari 118 pelanggan, sehingga konsumsi gas bumi diperkirakan mencapai 28 juta kaki kubik per hari.

“Dengan adanya peningkatan konsumsi gas bumi di kawasan-kawasan industri baru yang terbentuk maka efisiensi energi dapat terus ditingkatkan untuk membantu mengurangi ketergantungan kita terhadap impor BBM,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Heri Yusup, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (7/7).

Untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat, PGN terus mengembangkan infrastruktur gas bumi. Diketahui saat ini PGN Regional Distribusi II tengah menyelesaikan pembangunan infrastruktur gas bumi ke wilayah-wilayah baru di Jawa Timur sepanjang 72 kilometer.

Heri Yusup menyatakan bahwa pembangunan pipa baru sepanjang 72 kilometer itu akan menambah pipa eksisting PGN di wilayah Jawa Timur yang panjangnya 829 kilometer. “Adapun di seluruh wilayah Indonesia, PGN telah membangun pipa gas bumi sepanjang lebih dari 6100 kilometer. Ini adalah 70% dari pipa hilir gas bumi di Indonesia,” kata Heri Yusup.

Heri Yusup menjelaskan bahwa pembangunan pipa baru di Jawa Timur sepanjang 72 kilometer itu terdiri dari 3 jalur jaringan distribusi gas bumi dan berada di 2 wilayah. Rinciannya adalah jalur Kejayan - Purwosari (15 km) berlokasi di Area Pasuruan, jalur Kalisogo-Waru (30 km) berlokasi di Area Sidoarjo dan jalur Jetis – Ploso (27 km) berlokasi di Area Sidoarjo.

Pada akhir Juni 2015, pencapaian pekerjaan fisik pipanisasi jalur Kejayan – Purwosasi sudah mencapai 86% km. Dengan kapasitas sebesar 5 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), jaringan tersebut siap untuk melayani kebutuhan dan mengembangkan wilayah baru pemanfaatan gas bumi di sisi selatan Kabupaten Pasuruan.

“Diharapkan dengan sistem pioneering pengembangan infrastruktur gas bumi ini dapat membuka peluang–peluang ekonomi baru di wilayah Pasuruan untuk peningkatan daya saing, pembukaan lapangan kerja dan perekonomian Pasuruan pada umumnya,” kata Heri Yusup.

Sedangkan untuk Jalur Jetis-Ploso, pencapaian pekerjaan sampai dengan akhir bulan Juni sebesar 37%. “Jalur ini nantinya siap untuk melayani kebutuhan industri di sekitar wilayah tersebut seperti industri pakan, food beverage, keramik dan kawasan industri baru,” kata Heri Yusup.

Adapun pipanisasi jalur Kalisogo – Waru berfungsi untuk meningkatkan kehandalan jaringan. Hal ini juga sejalan dengan komitmen PGN dalam menjaga factor safety dalam pengoperasian pipa gas bumi. Ke depan pembangunan jaringan pipa akan dilengkapi juga dengan fasilitas Offtake Station di daerah Pasuruan untuk semakin meningkatkan kehandalan jaringan di wilayah Jawa Timur.

“Diharapkan dengan selesainya pembangunan infrastruktur gas bumi baru maka kawasan-kawasan industri baru akan tumbuh,” ujarnya. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login