IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pertamina Undang Total Bahas Blok Mahakam

Pertamina Undang Total Bahas Blok Mahakam

Written By Indopetro portal on Wednesday, 8 July 2015 | 11:10

indoPetroNews.com – Rencananya hari ini, (8/7), PT Pertamina (persero) mengundang pengelola existing Blok Mahakam, Kalimantan Timur (Kaltim), yaitu Total E&P Indonesie untuk mendiskusikan porsi saham di blok migas tersebut. Pertemuan akan dilakukan di Kantor Pusat Pertamina.

Vice President Corporate Communication HR and Finance Total E&P ‎Indonesie, Arividya Noviyanto mengatakan, pihaknya bakal memenuhi undangan Pertamina. "Gini, kan keputusan pemerintah sudah. Ada follow up, Pertamina mengundang kami. Ya, kami akan datang," ujarnya di Gedung WTC, Jakarta, kemarin.

Hingga saat ini, perusahaan yang bermarkas di Paris, Prancis tersebut belum memberikan keputusannya terkait porsi saham dari pemerintah tersebut.

Menurut Novi, Total pusat di Paris masih mendiskusikan porsi saham yang ditawarkan pemerintah. Kendati demikian, sejatinya Total tidak bisa berbuat banyak terkait porsi saham tersebut lantaran sudah menjadi keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi).‎

"Itu sudah keputusan dan Pak Presiden sudah bikin rilis. Paris juga lagi mengkaji. Bukan sepakat (soal porsi saham), besok saya enggak tahu agendanya. Jadi, saya enggak bisa ngomong," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menetapkan bahwa PT.Pertamina (Persero) adalah operator Blok Mahakam dengan hak 100 persen. untuk itu Presiden meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said dan Badan Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), harus segera menyelesaikan pembahasan aspek legal, terkait kontrak baru dan juga terkait term conditions pada Blok yang terletak di Kalimantan Timur itu.

"Pertamina 100 persen, setelah itu Pertamina dapat melakukan pengurangan interes (share down) kepada pihak lain yang menurut perhitungan bisnis memberi manfaat secara maksimal," kata Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki.

Dalam Rapat Terbatas yang membahas Pengelolaan Blok Mahakam, Jumat (3/7) di Jakarta, Presiden meminta seluruh persiapan alih kelola harus segera dimulai. dan Presiden meminta proses ini harus sudah selesai sebelum akhir 2015.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membuat keputusan terkait pengelolaan Blok Mahakam pasca berakhirnya masa kelola operator existing, dalam hal ini Total dan Inpex Corporation.

Adapun pembagian saham, yaitu Pertamina mendapat 70% saham dan BUMD, dan 30% untuk operator existing dalam hal ini Total dan Inpex.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login