IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » SKK Migas: Rupiah Melemah, Pengaruhi Nilai Jual Migas

SKK Migas: Rupiah Melemah, Pengaruhi Nilai Jual Migas

Written By Indopetro portal on Thursday, 30 July 2015 | 17:01

indoPetroNews.com - Untuk mencapai target lifting pada sektor minyak dan gas bumi (migas), Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak Gas Bumi (SKK Migas) tidak ingin memanfaatkan pelemahan nilai tukar rupiah.

Kepala Hubungan Masyarakat SKK Migas, Elan Biantoro mengatakan, meski saat ini harga minyak dunia sedang merosot dan mempengaruhi pendapatan sektor migas, pihaknya tidak ingin rupiah terus melemah sehingga mempengaruhi peningkatan nilai jual migas.

"Kami tidak ingin dolar terus menguat sehingga bisa mendongkrak revenue," kata Elan, di Jakarta, Kamis (30/7).

Menurut Elan, banyak sektor yang menderita karena pelemahan rupiah. Oleh karena itu, SKK Migas tak ingin mengambil kesempatan pelemahan rupiah untuk mencapai target pendapatan sektor migas.

"Karena banyak yang menderita, kami inginkan targetnya 825 ribu barel per hari. Kami sudah di atas 825 barel per hari. Karena harga dolar AS naik, di sisi lain menderita, kami tak ingin ego sektoral," tegasnya.

Elan mengungkapkan, SKK Migas siap pasang badan untuk menjelaskan ke pemerintah jika pendapatan sektor migas tahun ini tak sesuai meski produksi migas telah mencapai target. Karena adanya penurunan harga minyak dunia. "Kalau revenue tidak tercapai target produksi itu karena harga minyak dunia," ujarnya.

SKK Migas mencatat pendapatan negara dari sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) sebesar US$7 miliar atau sekitar Rp92,5 triliun pada Semester I Tahun 2015.

Sedangkan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015, sebesar US$14,99 miliar atau sekitar Rp198 triliun.

Capaian tersebut berasal dari lifting migas sampai semester 1 2015 mencapai 1,94 juta barel setara minyak per hari (Barel Oil Equivalent Per Day/BOEPD) atau 94,8 persen dari target Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 mencapai 2,045 juta BOEPD.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login