IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Terapkan CPO Supporting Fund, Pemerintah Untung Rp 21 Miliar

Terapkan CPO Supporting Fund, Pemerintah Untung Rp 21 Miliar

Written By Indopetro portal on Thursday, 23 July 2015 | 09:04

indoPetroNews.com - Dimulai sejak 16 Juli 2015 lalu, penerapan kebijakan Crude Palm Oil (CPO) supporting fund membuat pemerintah berhasil meraup untung sebesar Rp. 21 miliar.

Direktur Penyaluran Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Dadan Kusdiana, menyatakan pungutan dana bagi pengusaha yang melakukan ekspor ke luar negeri baik produk sawit dan turunannya ini, berhasil meraup untung.

"Terbukti sudah berhasil. Kita berhasil sudah bisa satu hari pertama bisa Rp 21 Miliar. Jadi sistem bisa jalan," ujar Dadan kepada wartawan saat ditemui di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (22/7).

Dadan meyakini, program pungutan dana sawit ini bisa berjalan dengan baik. Sehingga, upaya yang dilakukan Pemerintah ini dapat mendorong produksi bahan bakar nabati di dalam negeri.

Seperti diketahui, pungutan‎ ini mewajibkan produsen kelapa sawit nasional menyetorkan sejumlah dana tertentu ketika melakukan ekspor produknya ke luar negeri.

Dengan demikian, Pemerintah mengambil US$50 per ton untuk ekspor CPO dan US$30 per ton untuk ekspor produk turunannya (olein), selagi harga sawit dunia di bawah US$750 per metrik ton.

‎Meski begitu, Dadan mengakui, sistem yang dijalankan saat ini masih belum sempurna. Pasalnya, sistem yang digunakan masih manual sehingga diperlukan penyempurnaan seiring berjalannya waktu. ‎"Memang belum sempurna. Masih manual. Karena harus mengubah kolom-kolom," tutup Dadan. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login