IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Belum Juga Turunkan Harga BBM, Pemerintah Harus Bayar Utang Pertamina

Belum Juga Turunkan Harga BBM, Pemerintah Harus Bayar Utang Pertamina

Written By kusairi kusairi on Thursday, 27 August 2015 | 16:20

indoPetroNews.com - Pemerintah belum menurunkan harga BBM meski minyak dunia yang sudah berada di bawah level US$40 per barel. Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal Basri menilai pemerintah ingin mengurangi utang terhadap PT Pertamina akibat penjualan BBM terdahulu.

Faisal menambahkan, saat ini BBM jenis solar disubsidi Rp1.000 per liter dan premium sudah mengikuti harga pasar. Harusnya, penentuan harga BBM sudah mengikuti pergerakan harga minyak dunia.

"Seharusnya saat ini harga premium dan solar turun, tapi pemerintah tidak menurunkan, boleh jadi pemerintah bayar utang agar kerugian Pertamina berkurang," ujar Faisal di Jakarta, Kamis (27/8).

Faisal menambahkan, untuk menghadirkan harga BBM yang murah, Pertamina harus mereformasi formula penghitungan harga BBM. Jika penurunan harga minyak lebih besar dari depresiasi rupiah, harga BBM berpeluang turun.

Utang pemerintah kepada Pertamina terjadi karena pemerintah tidak menaikkan harga BBM ketika harga minyak dunia mulai naik di atas US$60 per barel. Seharusnya harga BBM saat itu Rp8.400 per liter namun pemerintah menetapkan sebesar Rp8.000 per liter.

Akibatnya selisih harga dibebankan kepada Pertamina, karena subsidi harga Premium sudah dicabut. Untuk mengurangi kerugian tersebut, pemerintah mencoba tidak menurunkan harga BBM walau harga minyak dunia kembali turun di bawah level US$40 per barel.Ehs
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login