IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » ExxonMobil : Produksi Diharap Kembali Normal

ExxonMobil : Produksi Diharap Kembali Normal

Written By Indopetro portal on Sunday, 2 August 2015 | 16:10

indoPetroNews.com - Paska insiden kerusuhan di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur dan mengakibatkan kerusakan kantor dan aset milik PT Tripatra Cepu. Diketahui saat ini keadaan sudah berangsur membaik.

Vice president public and government affairs ExxonMobil Indonesia, Erwin Maryoto mengatakan insiden saat ini sudah mulai terkendali dan dalam keadaan pemantauan. "Situasi saat ini terkendali dan sedang dipantau. Keselamatan dan keamanan pekerja dan fasilitas kami adalah prioritas utama kami," ujar Maryoto melalui keterangan tertulisnya, Minggu (2/8).

Maryoto menjelaskan bahwa insiden terjadi pada area kerja EPC 1 dan EPC 5, proyek Banyu Urip, Sabtu (1/8), dimana pekerja sub-kontraktor yang dipekerjakan melalui Tripatra-Samsung, kontraktor EPC 1, sedang meninggalkan area kerja tersebut sekitar jam makan siang ketika terjadi kericuhan yang menyebabkan kerusakan pada bangunan dan kendaraan.

"Pekerjaan di area EPC 1 dan EPC 5 dihentikan dan produksi dari lokasi sekitar insiden dihentikan sementara," ujarnya.

Pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Tripatra-Samsung, kontraktor EPC 1, kepolisian serta pemerintah untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

"Tingkat kerusakan sedang dikaji. Kajian awal menunjukkan sedikit atau tidak ada dampak terhadap fasilitas Proyek Banyu Urip. Pekerjaan konstruksi EPC 1 dan kegiatan commissioning akan dilanjutkan kembali bila keadaan sudah aman untuk dilakukan," paparnya.

Maryoto yakin, meski sempat menghentikan produksi namun masalah tersebut diharapkan tidak berangsur lama. "Produksi yang dihentikan diharapkan dimulai kembali hari ini, Minggu (2/8). Dan aktivitas di EPC 5 diharapkan dimulai kembali secepatnya," tutupnya.

Kontrak Kerja Sama Blok Cepu ditandatangani pada tanggal 17 September 2005 antara Pemerintah dengan Kontraktor KKKS yang terdiri dari Pertamina EP Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan Ampolex Pte Ltd, keduanya merupakan anak perusahaan ExxonMobil Corporation, serta BUMD setempat. Pertamina EP Cepu memegang saham partisipasi sebesar 45%, EMCL dan Ampolex 45% dan BUMD 10%. EMCL ditunjuk oleh para pihak sebagai Operator Blok Cepu. Sementara, PT Tripatra Cepu adalah kontraktor yang mengerjakan sejumlah proyek kegiatan di lokasi tersebut. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login