IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Harga Gas Naik, Industri Lokal Bakal Tumbang

Harga Gas Naik, Industri Lokal Bakal Tumbang

Written By Indopetro portal on Tuesday, 11 August 2015 | 13:34

indoPetroNews.com - Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar gas per Agustus 2015, membuat kalangan industri dalam negeri akan tumbang satu per satu. Kalangan industri yang tergabung dalam Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) mengeluhkan kenaikan harga gas tersebut.

Kata Ketua FIPGB Achmad Safiun, mengatakan pihaknya tengah menyampaikan rasa keberatan melalui surat resmi kepada kementerian energi dan sumber daya mineral (ESDM) dan kementerian keuangan.

"Namun baru Kementerian Keuangan yang memberikan jawaban. Disebutkan bahwa penetapan harga gas merupakan wewenang kementerian ESDM," papar Safiun di Jakarta, Selasa (11/8).

Menurut Safiun, gas bagi industri bisa menjadi bahan baku atau bahan bakar. Dengan kenaikan harga ini, otomatis juga akan menaikkan biaya produksi. Apalagi di tengah pelemahan daya beli, dan tingginya beban produksi, hal itu bisa menjadi ancaman serius bagi industri.

Pada 31 Juli 2015, kata Safiun, kenaikan harga gas diumumkan oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN), mulai diberlakukan per 1 Agustus. Harga gas baru ditetapkan Rp 167.600 per mmbtu, ditambah Rp 750 per meter kubik, atau setara US$ 14,1 per mmbtu. Di banding harga lama senilai US$ 8,7 per mmbtu, terjadi kenaikan cukup signifikan yakni 62%.

Anehnya besaran kenaikan harga gas ini tidak sama di masing-masing daerah. harga gas termahal terjadi di Sumatera Utara. "Hanya selang satu malam harga langsung diumumkan kepada produsen di Sumatera Utara, tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu," kata Safiun. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login