IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pemerintah Didesak Evaluasi Harga BBM

Pemerintah Didesak Evaluasi Harga BBM

Written By Indopetro portal on Monday, 24 August 2015 | 21:06

indoPetroNews.com - Energy Watch Indonesia (EWI) mendesak, Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) Tbk. untuk segera melakukan evaluasi terhadap harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) yang belum dikoreksi kembali selama lebih dari tiga bulan terakhir.

Pasalnya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM No. 39 menyatakan bahwa harga BBM dievaluasi setiap bulan. Terlebih lagi, sangat penting pemerintah mengevaluasi harga BBM saat ini, mengingat harga minyak dunia anjlok.

Koordinator EWI, Ferdinand Hutahean menyatakan bahwa ini momen penting dan tepat untuk melakukan evaluasi harga sekaligus merevisi Permen tersebut, yakni mengganti evaluasi harga BBM setiap bulan menjadi evaluasi setiap 6 bulan sekali. "Ini waktu yang tepat dan bisa diberlakukan mulai 1 September 2015 nanti," ungkap Ferdinand kepada wartawan baru-baru ini di Jakarta.

Evaluasi ini lanjut Ferdinand, lantaran fluktuatifnya harga minyak dunia, oleh karena itu, Pemerintah perlu menjelaskan alasan itu ke publik kenapa pemerintah tidak menurunkan harga jual BBM dan juga menjelaskan berapa besar keuntungan yang diperoleh pemerintah ketika tidak menurunkan harga jual BBM disaat harga sedang turun saat ini.

Ferdinand mengatakan, bahwa rakyat juga harus diberikan kepastian terkait harga BBM ini, supaya tidak menjadi isu politik yang dijadikan alat untuk merusak citra Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Negara ini butuh kondusifitas politik supaya ekonomi bisa dibangun sesuai program dan target target Pemerintah," tegas Ferdinand.

Selain itu, dalam kesempatan evaluasi kali ini juga, Pemerintah diharapkan segera memutuskan adanya alokasi dana cadangan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk stabilitas harga BBM.

Ferdinand menambahkan, apabila dalam kurun waktu yang ditetapkan harga minyak berfluktuasi naik dan Pertamina dalam posisi tidak diperbolehkan untuk menaikkan harga jual BBM oleh pemerintah, maka atas instruksi Presiden, dana cadangan tersebut bisa diambil oleh Pertamina untuk menutupi kerugian yang dialami Pertamina nantinya.

"Hal tersebut sangatlah penting, hakikinya dana tersebut adalah dana cadangan yang hanya boleh dipergunakan bila harga jual BBM di bawah harga keekonomian," tutupnya.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login