IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Adaro Gandeng Pertamina untuk Kebutuhan BBM Biosolar

Adaro Gandeng Pertamina untuk Kebutuhan BBM Biosolar

Written By Indopetro portal on Saturday, 12 September 2015 | 19:16

indoPetroNews.com - PT Adaro Energy Tbk. gandeng PT Pertamina (Persero) dalam perjanjian kerjasama strategis yang pertama di bidang infrastruktur, transportasi dan pemenuhan kebutuhan BBM (Biosolar).

Kedua perusahaan besar ini bersepakat untuk aliansi strategis pada layanan pasokan dan optimalisasi infrastruktur BBM milik Adaro Energy Group yang sejalan dengan upaya peningkatan ketahanan energi nasional.

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan kesepakatan kerjasama meliputi dua hal, pertama kerjasama Fuel Supply Agreement (FSA) dengan PT Adaro Indonesia, anak perusahaan PT Adaro Energy Tbk, yaitu kerjasama pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) Biosolar untuk kegiatan Adaro Energy dan afiliasinya.

Kata Ahmad, volume jual beli BBM sesuai yang disepakati adalah sekitar 400.000 - 550.000 KL/ tahun, dengan jangka waktu perjanjian hingga tahun 2022. Kedua, kerjasama Fuel Facilities Agreement (FFA) dengan PT Indonesia Bulk Terminal (IBT), anak perusahaan yang juga dimiliki sepenuhnya oleh PT Adaro Energy Tbk, yaitu kerjasama sewa dan pemanfaatan Terminal BBM milik IBT di Mekar Putih, Pulau Laut, Kota Baru, Kalimantan Selatan, yang terdiri dari storage tank dengan kapasitas total sebesar 60.000 MT dan 2 fasilitas jetty dengan total kapasitas sebesar 1.4 Juta KL/ tahun.

"Kesepakatan ini tentu saja merupakan milestone penting, dimana dua perusahaan besar nasional, BUMN dan swasta yang bergerak di bidang energi telah melakukan sinergi yang sangat strategis, tidak hanya menguntungkan bagi kedua perusahaan tetapi juga bermanfaat bagi negara, khususnya terkait dengan penguatan stok BBM untuk ketahanan energi nasional," kata Ahmad Bambang, di Jakarta, Jumat (11/9).

Sementara, Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk., Garibaldi Thohir mengatakan pihaknya menyambut baik adanya inisiasi sinergi antara Pertamina dengan pihak swasta demi meningkatkan ketahanan energi nasional. Storage untuk penampungan BBM milik Adaro di Pulau Laut merupakan bagian penting dari kegiatan operasional kami, dari tambang hingga ketenagalistrikan.

Thohir mengatakan, bagi Adaro, dengan pembelian BBM dari Pertamina sebagai perusahaan yang memiliki sarana dan fasilitas penimbunan dan penyaluran BBM terintegrasi di seluruh Indonesia, Adaro mendapatkan jaminan kualitas dan kontinuitas pasokan. Pembelian Biosolar dari Pertamina, dapat meningkatkan skor Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Adaro, seperti dipersyaratkan oleh pemerintah serta sejalan dengan kebijakan mandatory BBN yang digariskan pemerintah sebesar B-15 tahun ini.

Diketahui, kontrak kerjasama akan berlangsung selama 7 tahun, terhitung sejak 1 November 2015 hingga 1 Oktober 2022.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan saat ini cadangan nasional yang bertumpu pada cadangan operasional Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dikelola Pertamina sekitar 22 hari. Seiring dengan upaya peningkatan ketahanan energi nasional, cadangan nasional harus dapat ditingkatkan minimal 30 hari dan hal tersebut memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login