IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Dunia Industri Mengeluh Harga Gas Domestik Mahal

Dunia Industri Mengeluh Harga Gas Domestik Mahal

Written By Indopetro portal on Friday, 4 September 2015 | 14:03

indoPetroNews.com - Dunia industri dalam negeri masih mengeluhkan mahalnya harga gas domestik. Berbagai permintaan kepada pemerintah pun dilakukan. Seperti, berbagai macam insentif, baik insentif tax holiday maupun tax allowance. Salah satunya PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan, pemberian insentif ini bisa berupa penurunan harga gas maupun tarif listrik dalam biaya produksi Chandra Asri. Apalagi, Chandra Asri menggandeng produsen ban asal Prancis, Michelin membangun pabrik karet sintetis untuk bahan baku ban.

"Kalau gas kan secara umum memang kita mendapatkan keluhan tingginya harga gas. Dan kami tentu akan mengkaji kemungkinannya seperti apa untuk mendorong industri," kata Franky di Jakarta, Jumat (4/9).

Franky menambahkan, saat ini perlambatan ekonomi pun membuat konsumsi gas turun 11 persen dan konsumsi listrik turun sebesar 14 persen. "Artinya dalam situasi yang seperti sekarang ini, perlu dukungan pemerintah untuk mempertahankan laju kapasitas produksi dari industri yang ada, terutama ‎soal gas," ujarnya.

Menurut Franky, penurunan konsumsi gas dan listrik dalam dunia industri ini harus dapat segera diantisipasi oleh pemerintah. Hal ini dilakukan, agar industri dalam negeri dapat bersaing.

"Itu reporting. Kan kapasitas saja. Dan tentu itu menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kita saat ini, bagaimana supaya industri yang tadi gimana caranya supaya kapasitasnya kembali," katanya. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login