IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Harga Minyak Anjlok, Total E&P Tetap Genjot Produksi

Harga Minyak Anjlok, Total E&P Tetap Genjot Produksi

Written By Indopetro portal on Thursday, 17 September 2015 | 19:02

indoPetroNews.com - Perusahaan minyak dan gas bumi (Migas) asal Perancis, PT. Total E&P IndonesieMeski harga minyak dunia anjlok, Total E&P Indonesie menggenjot produksi minyak dan gas (migas). Caranya dengan mengembangkan Lapangan Bekapai dan Peciko, Blok Mahakam, Kalimantan Timur.

Menurut Kepala Departemen Hubungan Media TEPI Kristanto Hartadi, pengembangan Lapangan Bekapai atau disebut Proyek Bekapai Fase 2B yang letaknya 60 kilometer arah timur laut Balikpapan, Kalimantan Timur, kini sudah rampung.

"Ini untuk meningkatkan produksi Lapangan Bekapai menjadi 92 MMSCFD untuk gas, dan lebih dari 10 ribu barel minyak per hari," kata Kristanto di Balikpapan, Rabu (16/9).

Langkah ini, kata Kristanto, ditempuh Total Indonesie untuk mencapai target produksi gas sebesar 1,7 BSCFD (billion metrik standard cubic feet per day), dan 65.000 bopd untuk liquid (minyak dan kondensat).

Di balik penyelesaian proyek pengembangan tersebut, kata Kristanto, terdapat dua catatan yang membanggakan Total Indonesie. Pertama, proyek itu bisa diselesaikan tepat waktu dan tepat anggaran. Selama pengerjaan juga tidak ada kecelakaan kerja yang mengakibatkan kehilangan jam kerja. "Ada 1,5 juta jam kerja yang dibuat oleh 570 orang yang berkerja di proyek ini dan semuanya selamat," kata Kristanto.

Kedua, lanjut Kristanto, seluruh pekerjaan pembuatan perangkat anjungan tersebut dilakukan di Kalimantan Timur. Proyek Bekapai 2B terdiri dari dua paket pekerjaan. Yakni, pemasangan pipa berdiameter 12 inci di bawah laut sepanjang 12,6 kilometer. Pipa tersebut terpasang mulai anjungan BA (Lapangan Bekapai) sampai anjungan SWP-K (Lapangan Peciko). Pekerjaan ini bisa rampung pada 25 Juli 2015, atau lebih cepat dari jadwal.

Paket kedua adalah modifikasi anjungan yang rampung pada 13 September lalu. Yang dimodifikasi adalah anjungan yang berisi banyak sumur dari anjungan-anjungan di Lapangan Bekapai (Bekapai Platforms (MWP), yaitu anjungan BA, BP, BG, dan BL serta anjungan SWP-K di Lapangan Peciko.

"Harap diketahui bahwa proyek pengembangan lapangan ini cukup kompleks sebab dikerjakan di atas fasilitas produksi yang telah berumur 35 tahun dan tetap beroperasi," papar Kristanto.(ehs)


Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login