IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Ini KKKS Penyumbang Migas Terbesar pada Target Lifting 2016

Ini KKKS Penyumbang Migas Terbesar pada Target Lifting 2016

Written By Indopetro portal on Tuesday, 1 September 2015 | 12:50

indoPetroNews.com - Meskipun target lifting 2016 (830 barel per hari), lebih rendah dari tahun ini, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) keluarkan data terkait kontraktor migas yang menjadi penyumbang terbesar produksi nasional selama ini.

Berdasarkan data target lifting minyak tahun 2016 yang disampaikan SKK Migas kepada Komisi VII DPR, KKKS yang dibebani target lifting minyak terbesar tahun depan adalah Chevron Pacific Indonesia sebesar 247.900 bph. Jumlahnya turun dibandingkan target lifting tahun ini sebesar 280 ribu bph.

Selanjutnya, empat KKKS yang mendapat target lifting terbesar tahun depan berturut-turut adalah Mobil Cepu, PT Pertamina EP, Total E&P Indonesie dan Pertamina Hulu Energi ONWJ Ltd.

Berbeda dengan mayoritas KKKS yang target 2016 lebih rendah dari tahun ini, target lifting minyak Mobil Cepu Ltd tahun depan malah dinaikkan. Yaitu dari 99.600 bph pada tahun 2015 menjadi 161.100 bph. Pertimbangannya adalah Lapangan Banyuurip di Blok Cepu yang dikelola oleh Mobil Cepu diharapkan akan mencapai puncak produksinya tahun depan sebesar 205 ribu bph.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, mengakui Blok Cepu memang tidak akan mencapai puncak produksinya akhir tahun ini seperti yang direncanakan sebelumnya. Tak lain, lanjut Amien disebabkan tren penurunan harga minyak dunia hingga di bawah level US$ 40 per barel tidak akan mengganggu target lifting minyak tahun depan. Keyakinan tersebut bersumber dari masukan beberapa kontraktor migas yang menjadi penyumbang terbesar produksi nasional selama ini.

"Satu per satu KKKS yang besar saya kontak presiden direkturnya. Saya tanya, bagaimana dampaknya (penurunan harga minyak) tahun ini dan tahun depan,” kata Amien di Jakarta, beberapa hari lalu.

Dari hasil pertemuan itu, para petinggi perusahaan KKKS berkomitmen akan tetap bekerja sesuai dengan rencana kerjanya tahun ini. Adapun tahun depan, tidak ada perubahan rencana kerja meskipun harga minyak dunia terus melorot. Dengan begitu, target lifting minyak tahun 2016 kemungkinan bakal dapat tercapai.(ehs)


Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login