IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Kilang TPPI Bisa Hemat Impor Minyak Mentah USD 10 Juta

Kilang TPPI Bisa Hemat Impor Minyak Mentah USD 10 Juta

Written By Indopetro portal on Monday, 28 September 2015 | 18:48

indoPetroNews.com - Direktur Utama PT. Pertamina (Persero), Dwi Sutjipto, mengatakan kilang TPPI bisa memproduksi 80-100.000 bph. Produksi tersebut bisa menghemat atau mengurangi impor minyak mentah. Dengan begitu bisa menghemat dolar.

"Kira-kira kami belanja (minyak mentah) antara US$ 70-80 juta. (Dengan beroperasinya TPPI) Kira-kira sekitar US$ 10 juta (penghematan). Cukup bagus," kata Dwi disela acara Hari Jadi ke-70 Pertambangan dan Energi di Jakarta, Senin (28/9).

Perusahaan plat merah ini menyatakan impor minyak mentah bisa berkurang hingga 100.000 barel per hari (bph) dengan beroperasinya kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) pada 1 Oktober nanti. Diperkirakan penghematan devisa mencapai US$ 10 juta.

Dwi menuturkan impor minyak mentah saat ini mencapai 700.000 bph. Produksi kilang tersebut bisa menekan 15 persen impor minyak mentah. TPPI akan diarahkan menjadi gasoline mode untuk memproduksi BBM, khususnya gasoline yang porsi impornya masih tinggi.

"TPPI dioperasikan bisa menaikkan 10-15 persen produksi kita," ujarnya.

Direkur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, mengatakan tren harga minyak mentah dunia terus melorot, menjadi perhatian pemerintah dalam menentukan harga BBM. "Ini tantangan yang yang terus kita jaga agar BBM stabil sehingga ekonomi stabil," katanya.

Menurutnya stabilisasi harga BBM bukan perkara mudah. Lantaran, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah, meski harga minyak dunia turun. "Tantangan terbesar di migas adalah menjaga BBM stabil untuk perekonomian," ujarnya.

Dengan stabilisasi harga BBM, paparnya, terjadi kepastian bagi industri untuk beroperasi. Sehingga industri bisa membuat perencanaan dengan mudah. "(Kalau BBM stabil), industri bisa menyusun perencanaan dengan baik. Karena harga BBM penyumbang biaya operasional terbesar," kata Wiratmaja.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login