IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pemerintah Respon Rencana Investasi Aramco

Pemerintah Respon Rencana Investasi Aramco

Written By Indopetro portal on Tuesday, 22 September 2015 | 07:56

indoPetroNews.com - Rencana Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) pelat merah asal Arab Saudi, PT Aramco untuk menanamkan investasinya sebesar US$ 24 miliar ke Indonesia, ditanggapi serius oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Mantan Bos PT Pindad (Persero) bilang, jika investasi tersebut terlaksana, pemerintah tengah mengalokasikan peruntukkannya masing-masing. Sebesar US$ 14 miliar akan ditanamkan untuk melakukan modernisasi tiga kilang milik Pertamina di Dumai, Balongan, dan Cilacap dengan peningkatan kapasitas olah sebesar 400 ribu bph.

Sementara, sebesar US$ 10 miliar akan digunakan untuk membangun satu kilang minyak baru di Tuban dengan kapasitas produksi 300 ribu barel per hari (bph).

“Jadi total akan ada penambahan produksi BBM sebesar 700.000 bph dalam 10 tahun ke depan. Saya pastikan tidak akan terjadi kelebihan pasokan BBM karena pada 10 tahun mendatang, kebutuhan BBM nasional mencapai 2,5 juta bph,” kata Sudirman, seperti dikutip dari laman Dirjen Migas, Senin (21/9).

Kata Sudirman, khusus untuk kilang minyak baru di Tuban tersebut Aramco sudah melakukan studi awal beberapa waktu lalu. Sehingga yang harus dilakukan pemerintah adalah mendorong agar pembangunannya bisa terwujud.

Menurutnya keinginan Aramco untuk membangun kilang di Indonesia telah dikemukakan sejak beberapa tahun silam. Bahkan telah dilakukan feasibility studi bersama Pertamina. Namun lantaran ada beberapa insentif yang dimintanya tidak mencapai titik temu, rencana tersebut akhirnya batal.

“Kalau pembangunan kilang selesai, dalam waktu 10 tahun lagi impor kita akan berkurang. Makanya menarik, kilang ini tidak pernah diputuskan sejak dulu. Karena begitu kilang diputuskan, impor akan menurun,” ujar Sudirman.

Pemerintah akan memenuhi salah satu permintaan Aramco yang ingin diberikan fasilitas pembebasan atau pengurangan pajak penghasilan (tax holiday) selama 20 tahun. “Mengenai tax holiday ini, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro tampaknya akan memberikan persetujuannya,” ujar Sudirman.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login