IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Pertamina Minus 2% dari Harga Keekonomian Premium

Pertamina Minus 2% dari Harga Keekonomian Premium

Written By Indopetro portal on Monday, 28 September 2015 | 16:48

indoPetroNews.com - PT. Pertamina (Persero) mengaku masih mengalami kerugian pada bisnis penjualan bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri. Meskipun harga minyak mentah sudah berada di bawah level USD 50 per barel.

Manajemen Pertamina mengklaim kerugian disebabkan karena menjual harga BBM jenis Premium dibawah harga keekonomian.

Dirut Pertamina, Dwi Soetjipto, mengatakan walau harga minyak dunia melemah, Pertamina masih mengalami kerugian dalam menjual premium. Kerugiannya mencapai 2 persen dari harga beli dibanding harga harga jual.

"Sekarang Pertamina masih mengalami minus sekitar 2 persen dari nilai keekonomian premium," ujar Dwi di Jakarta, Senin (28/9).

Diakuinya, pemerintah yang menahan penurunan harga BBM jenis premium di tengah harga minyak dunia yang rendah tersebut bukan karena sepenuhnya untuk mengurangi beban Pertamina sebelumnya, tapi memang saat ini Pertamina masih menanggung beban dari penjualan premium. Untuk menutup kerugian tersebut, Pertamina menjalankan petunjuk pemerintah untuk melakukan efisiensi di beberapa sektor.

"Kita melakukan cost subsidi di dalam premium dari produk-produk kita. Posisi premium kita masih minus 2 persen dari nilai keekonomian," katanya.

Sebagaimana diketahui, penurunan harga minyak dunia yang terjadi saat ini baru bisa dirasakan dampaknya oleh Pertamina adalah 3-6 bulan ke depan. Karena pemerintah menerapkan perhitungan harga BBM untuk saat ini menggunakan perhitungan rata-rata harga minyak dunia 3-6 bulan lalu.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login