IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » PT Wika Minta Tambahan Modal Garap Proyek Sektor Migas

PT Wika Minta Tambahan Modal Garap Proyek Sektor Migas

Written By Indopetro portal on Wednesday, 9 September 2015 | 16:24

indoPetroNews.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menyatakan tengah mengerjakan sembilan proyek utama sekaligus menjadi agenda prioritas pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur senilai Rp3,6 triliun. Salah satunya adalah proyek di sektor minyak dan gas bumi (migas).

Untuk itu, Sekretaris Perusahaan PT WiKa Suradi mengungkapkan, tahun depan pihaknya akan meminta suntikan modal dari Pemerintah sebesar Rp 3 triliun. "Di samping proyek infrastruktur dengan sumber pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), perseroan saat ini juga tengah mempersiapkan diri pada proyek-proyek di sektor migas, bangunan gedung serta Pembangkit Listrik Tenaga Uapa (PLTU) Jawa V dan Jawa VII yang merupakan bagian dari megaproyek 35.000 MW," ungkap Suradi kepada wartawan, Jakarta, Rabu (9/9).

Suradi menyebutkan, kesembilan proyek tersebut antara lain Bendungan Passelorang (Sulawesi Selatan) dengan nilai Rp 463 miliar, Bendungan Keureto (Aceh) sebesar Rp 403 miliar, proyek terminal kontainer New Priok (Jakarta Utara) senilai Rp 181,5 miliar.

Kemudian, jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Tahap I senilai Rp 355 miliar, jalan non tol Ciledug sebesar Rp 351 miliar, bendungan Logung Jawa Tengah dengan angka Rp 584,9 miliar, pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda senilai Rp 289,39 miliar, proyek double track Jatinegara-Manggarai senilai Rp 363,36 miliar, dan jalan tol Solo-Kertosono dengan angka Rp 625 miliar.

Dengan percepatan pembangunan infrastruktur yang tengah dilakukan Pemerintah saat ini, Suradi mengharapkan, akan berdampak positif terhadap kinerja perekonomian nasional.

"Semakin menggeliatnya pembangunan infrastruktur di Tanah Air, secara tidak langsung berdampak pada pemenuhan target yang telah direncanakan dalam RJPP hingga 2018 mendatang," pungkasnya.

Sedangkan terkait suntikan modal tersebut, Suradi menambahkan, akan digunakan untuk membiayai proyek pembangunan kawasan industri Kuala Tanjung, tol Soreang-Pasar Koja, tol Manado-Bitung, tol Samarinda-Balikpapan. Kemudian, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur 5 ribu liter per detik, dan PLTU.

"Guna mengiringi proses PMN, perseroan berencana menerbitkan rights issue sesuai dengan aturan bagi perusahaan terbuka dari OJK. Tujuan PMN agar saham Pemerintah tidak terdilusi," kata Suradi.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login