IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Rencana Pemerintah Turunkan Harga Gas Industri, Berimbas pada PGAS

Rencana Pemerintah Turunkan Harga Gas Industri, Berimbas pada PGAS

Written By Indopetro portal on Tuesday, 8 September 2015 | 10:40

indoPetroNews.com - Untuk meningkatkan kegiatan industri nasional dan menciptakan daya saing yang sehat, pemerintah berencana menurunkan harga gas industri. Saat ini, harga gas industri dinilai terlalu mahal, sehingga produk lokal sulit bersaing dengan barang dari luar negeri.

Menteri Energi dan Sumer Daya Mineral, Sudirman Said, mengatakan, saat ini pemerintah masih mengkaji rencana tersebut. Berapa persen penurunannya, Sudirman enggan menjelaskan.

Menurut dia, saat ini yang dipersiapkan adalah konsekuensi dari penurunan tersebut, karena akan mengurangi penerimaan negara. "Karena harga gas industri masih mahal, Akan kita turunkan. Dan pemerintah akan berkorban melepaskan haknya," ujar Sudirman, di Jakarta, kemarin.

Menurut Sudirman, tingginya harga gas lebih disebabkan minimnya infrastruktur pipa gas bumi. Selain itu, lanjut dia, saat ini masih banyak trader gas yang tidak memiliki infrastruktur jaringan pipa, sehingga sifatnya seperti makelar. “Banyak orang tidak punya infrastruktur, tetapi punya lisensi trader gas. Jadi, perantara terlalu banyak,” jelasnya.

Guna mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah sudah menugaskan PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk untuk membangun pipa gas bumi. Sementara, untuk menghapus “makelar”, pemerintah mewajibkan trader gas harus memiliki infrastruktur, jika dilanggar, pemerintah akan mencabut izinnya.

Diketahui, PGAS yang merupakan operator terbesar di Indonesia dalam pendistribusian gas terbesar, baik untuk keperluan industri atau rumah tangga, terimbas rencana Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) yang akan turunkan harga gas untuk industri guna memperbaiki kondisi perekonomian Indonesia.

Para pelaku industri meminta pemerintah untuk memangkas harga gas hampir 50%, yang disesuaikan dengan penurunan harga minyak yang telah mencapai 50% lebih dari harga tertinggi.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login