IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Tujuh Poin Asumsi Sektor Energi pada RAPBN

Tujuh Poin Asumsi Sektor Energi pada RAPBN

Written By Indopetro portal on Friday, 18 September 2015 | 14:00

indoPetroNews.com - Pemerintah dan Anggota DPR Komisi VII, sepakat dengan tujuh poin terkait asumsi di sektor energi pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).

Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Tamsil Linrung menyebutkan ketujuh poin tersebut. Pertama, telah disepakati harga Indonesia Crude Price (ICP) sebesar USD50 per barel dengan catatan Menteri ESDM Sudirman Said perlu melakukan evaluasi terhadap formula perhitungan ICP.

"Kedua, ditetapkan lifting minyak dan gas bumi sebanyak 1.985 ribu Barel Oil Equivalent Per Day (BOEPD). Dengan rincian lifting minyak 830 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan lifting gas 1.155 BOEPD," sebut Tamsil semalam.

Kesepakatan yang telah digodok setelah enam jam lebih melakukan rapat kerja antara DPR dengan pemerintah ini, disahkan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9) malam.

Ketiga, lanjut Tamsil, keduanya sepakat untuk volume Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 16,69 juta kiloliter (kl) yang terdiri dari 0,69 juta kl minyak tanah dan 16 juta kl solar. Sedangkan volume elpiji 3 kilogram (kg) sebanyak 6,602 juta metrik ton.

"Catatan untuk Menteri ESDM agar melengkapi data tentang besaran subsidi terhadap minyak tanah dan elpiji 3 kg. Kemudian, Menteri ESDM agar menugaskan Pertamina untuk menambah agen dan pangkalan elpiji secara merata agar tidak terjadi ketimpangan antar daerah. Lalu, Menteri ESDM perlu memastikan pelaksanaan sistem distribusi tertutup elpiji 3 kg agar tepat sasaran dengan area distribusi yang jelas dan transparan. Dan Menteri ESDM agar mempercepat penuntasan program konversi minyak tanah ke elpiji 3 kg untuk seluruh Indonesia," papar dia.

Lebih lanjut, terkait dengan subsidi listrik ditetapkan Rp37,31 triliun. Subsidi tersebut diperuntukkan bagi 24,7 juta rumah tangga miskin dan rentan miskin sesuai data.

Terakhir, pemerintah bersama DPR juga telah sepakat dalam subsidi minyak solar (gasolin) yakni 1.000 per liter. Namun, apabila tidak digunakan, maka dana tersebut digunakan sebagai dana cadangan ketahanan energi.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login