IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » BKPM Terbitkan Peraturan Soal Tax Holiday dan Tax Allowanceist

BKPM Terbitkan Peraturan Soal Tax Holiday dan Tax Allowanceist

Written By Indopetro portal on Wednesday, 7 October 2015 | 10:32

indoPetroNews.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menerbitkan regulasi yang tertuang dalam Peraturan Kepala BKPM Nomor 18 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Kepala BKPM Nomor 8 Tahun 2015. tentang Tata Cara Permohonan Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu (Tax Allowance).

Selain itu Peraturan Kepala BKPM Nomor 19 tahun 2015 tentang perubahan atas Peraturan Kepala BKPM Nomor 13 Tahun 2015 tentang Tata Cara Permohonan Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.

Kepala BKPM Franky Sibarani menyebutkan, aturan tersebut memuat standar waktu penyelesaian pengajuan permohonan tax holiday dan tax allowance, sesuai dengan paket kebijakan ekonomi jilid II, di mana waktu pengurusan tax allowance maksimal 25 hari kerja, dan waktu pengurusan tax holiday 45 hari kerja.

"Kami segera menerbitkan peraturan yang mengatur mekanisme tersebut agar investor dapat memanfaatkannya," ujar Franky dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (7/10).

Franky menambahkan, perubahan pengurusan tax allowance dan tax holiday yang diatur dalam peraturan ini lebih kepada percepatan waktu pengurusan. Sementara proses dan persyaratan lainnya tetap seperti semula.

Seperti diketahui, dalam PMK tentang tax holiday, terdapat sembilan industri pionir yang bisa mendapatkan pengurangan PPh badan, yakni industri logam hulu; industri pengilangan minyak bumi, industri kimia dasar organik yang bersumber dari minyak bumi dan gas alam; industri permesinan yang menghasilkan mesin industri, serta industri pengolahan berbasis hasil pertanian.

Rencana investasinya paling sedikit sebesar Rp1 triliun atau Rp500 miliar untuk industri telekomunikasi, informasi, dan komunikasi dan memenuhi persyaratan memperkenalkan teknologi tinggi (high tech).

Secara lebih detil, Deputi Pelayanan Penanaman Modal BKPM, Lestari Indah, menjelaskan bahwa percepatan waktu pengurusan tax allowance dan tax holiday dilakukan dengan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan.

Menurutnya, pengurusan tax allowance keseluruhan prosesnya memakan waktu 25 hari kerja, terdiri dari 18 hari kerja pengurusan di BKPM dan tujuh hari kerja proses di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan.

Sementara itu, proses pengurusan tax holiday keseluruhan prosesnya memakan waktu 45 hari, terdiri dari 25 hari kerja di BKPM dan 20 hari kerja di Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan.

"Melalui penerbitan Peraturan Kepala (Perka) ini, kami berharap akan lebih banyak investor yang memanfaatkan fasilitas tersebut," ujar Lestari.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login