IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » BPH Migas: PGN Bukan Penyebab Harga Gas Tinggi

BPH Migas: PGN Bukan Penyebab Harga Gas Tinggi

Written By Indopetro portal on Tuesday, 13 October 2015 | 17:45

indoPetroNews.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), menyatakan, tingginya harga gas bukan disebabkan oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (Persero). Tingginya harga gas, lantaran banyaknya para trader (pedagang gas) bermodal kertas, yang membuat rantai tata niaga menjadi panjang.

Kepala BPH Migas, Andy Noorsaman Someng, mengatakan, penyebab harga gas tinggi diakibatkan oleh Peraturan Menteri (Permen) ESDM 19 / 2009 tentang Kegiatan Usaha Gas Bumi Melalui Pipa.

Peraturan ini menyuburkan trader bertingkat, dimana harga gas ditetapkan oleh badan usaha, dan bukan oleh pemerintah.

"Saya tidak pernah mengatakan bahwa tol fee dan PGN sebagai penyebab tingginya harga gas. Melainkan harga gas tinggi, karena banyaknya trader akibat Permen ESDM 19/2009," kata Andy di Jakarta, Selasa (13/10).

Andy menuturkan, Permen tersebut dianggap melegalisasi para trader gas modal kertas untuk menggunakan jaringan pipa gas yang telah dibangun oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti PGN. Pasalnya, badan usaha diwajibkan untuk menggunakan pipa transmisi dan atau pipa distribusi yang dibangunnya untuk dapat dimanfaatkan bersama atau open accespada ruas transmisi dan wilayah jaringan distribusi tertentu.

Alhasil, multitrader membuat rantai tata niaga menjadi panjang dan membuat harga gas menjadi tinggi. Menurut Andy, revisi Permen ESDM 19/2009 mutlak diperlukan.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login