IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Catatan Sudirman Said Terhadap Jokowi Selama di AS

Catatan Sudirman Said Terhadap Jokowi Selama di AS

Written By Indopetro portal on Wednesday, 28 October 2015 | 11:51

indoPetroNews.com -.. Mungkin tidak banyak yang tahu jika Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said sangat piawai dalam menulis Selama mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS), mantan Bos PT Pindad ini membuat beberapa catatan ringan yang disebar ke awak media.

Berikut catatan yang dikirim Sudirman Said tentang Presiden Jokowi selama berada di AS.

Jika orang berharap pada upacara kebesaran, mereka akan kecewa.

Kalau yang ditunggu adalah diplomasi basa-basi tingkat tinggi, mereka akan kecewa juga.

Kalau penghormatan diterjemahkan dengan besarnya bendera, lebarnya karpet merah, atau tingginya jabatan yang menjemput, itu semua tak ada.

Semua upacara penjemputan berlangsung sederhana, cepat. Efisien dan fungsional. Dan Presiden jokowi adalah presiden yang sederhana, cepat, efisien, dan fungsional.

(NOTE: pada suatu kesempatan di Abu Dhabi, Presiden Jokowi dijemput oleh Pemimpinnya, di kemudikan sendiri, berbicara hanya berdua, dan di ajak ke tempat jamuan makan kenegaraan, di Restoran Jepang, bukan di private room pula .... Dan, Presiden happy2 saja)

Tetapi, jika yang diharapkan adalah diskusi mendalam pimpinan kedua negara, kunjungan ini sukses besar Semua aspek strategis dibicarakan secara hangat dan terbuka:. Investasi, ekonomi, energi bersih, perubahan iklim, teororisme, demokrasi, hingga urusan kesehatan rakyat.

Jika penghormatan diterjemahkan dengan saling respek, maka kehadiran Presiden Jokowi jelas menuai respek amat besar. Hal-hal yang sensitif dan pemerintah RI meminta tidak disentuh, Pemerintah AS pun mengikutinya. Sebagai contoh, Freeport dan Kasus Bioremediasi Chevron, tidak ada pembicaraan itu sama sekali di semua sesi pertemuan, baik dengan pemerintah maupun bisnis.

Respek juga terlihat ketika selesai pembicaraan resmi kedua pemimpin negara, Presiden Obama mengajak Presiden Jokowi keliling Gedung Putih, bahkan di ajak singgah ke area housing tempat tinggal keluarganya --- sesuatu yang amat-amat jarang dilakukan dengan tamu negaranya.

Bahkan, yg semula protokol menata acara pelepasan di ruang oval, Obama secara spontan mengubah rencana dengan mengantarkan Presiden Jokowi dan seluruh delegasinya ke beranda Gedung Putih melewati koridor pribadinya yang biasanya tidak dilewati tetamu (koridor pribadi adalah jalan penghubung antara rumah tinggal dengan kantor Obama di Gedung Putih).

Yang terpenting, jika orang berharap pada hasil nyata, maka dalam kunjungan ini, seyogianya mereka menghargai angka angka-angka berikut ini:

- 14 Business Deal ditandatangani, termasuk 11 deal di bidang energi.
- Investasi USD3,5 miliar disepakati.
- 17 transaksi bisnis ditandatangani.
- 250 lebih komunitas bisnis AS, terutama investor yang sudah sangat lama berada di Indonesia, hadir dalam gala dinner yang hangat.
- 150 pelaku bisnis hadir dalam "bisnis summit".
- Tak kurang dari 15 pertemuan "padat-berisi" dilakukan oleh Presiden dan delegasinya.

Di San Fransisco, meski Presiden memutuskan akan kembali lebih cepat, diutuslah empat menteri untuk melanjutkan kunjungan kerjanya.

Sejumlah business deal di bidang ekonomi digital yg dikomandani Pak Rudiantara terus akan dijalankan, dan akan membawa RI to the next step dalam bidang ekonomi digital.

Presiden Jokowi adalah presiden yang sederhana, cepat, efisien, dan fungsional. Hasil-hasil nyata yang memberi manfaat bagi rakyat lebih bermakna daripada upacara kebesaran yang memabukkan, tapi minus esensi.

Kepada Bu Menlu dan Tim Kedubes Indonesia di AS, terima kasih dan selamat untuk kunjungan singkat tapi bermakna ini.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login