IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » DPR Usul Lapangan Gas Abadi Blok Masela Dibangun di Darat

DPR Usul Lapangan Gas Abadi Blok Masela Dibangun di Darat

Written By Indopetro portal on Wednesday, 7 October 2015 | 10:33

indoPetroNews.com - Ketua Komisi VII DPR, Kardaya Warnika, menyarankan pemerintah mengembangkan Blok Masela di Laut Arafura Maluku dengan membangun lapangan gas abadi di darat agar mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

"Kalau pemerintah lebih peduli dengan kepentingan domestik, maka selayaknya menyetujui pembangunan lapangan gas di darat, yakni di wilayah Maluku," kata Kardaya, dalam diskusi yang diselenggarakan Forum Tujuh Tiga (Fortuga) ITB di Jakarta, kemarin.

Menurut Kardaya hal itu menyikapi polemik rencana pembangunan lapangan gas abadi Masela di Maluku, antara di darat atau laut.

Dia bilang, kalau pembangunan lapangan gas itu dibangun di darat, kepentingan nasional akan lebih terjamin. Dan sebaliknya, kalau dibangun di laut, kepentingan internasional yang lebih terjamin. "Polemik ini sudah terjadi selama lima tahun terakhir," ucapnya.

Sementara itu, mantan Komisaris Utama PT PLN, Alhilal Hamdi, mengatakan dalam pengembangan proyek lapangan gas abadi Blok Masela, pemerintah "dipaksa" untuk memutuskan pembangunan di pola terapung, dalam waktu beberapa hari ke depan.

Menurut Hilal, proposal yang disampaikan oleh perusahaan gas alam cair (LNG) asing sangat tidak fair, karena tidak memberikan opsi kecuali pembangunan dengan pola terapung.

"Padahal, pembangunan lapangan gas dengan pola terapung akan menghadapi dua tantangan utama, kestabilan operasi dan keselamatan operasi," jelas dia.

Hilal menegaskan, Fortuga mengusulkan pembangunan lapangan gas abadi Masela di darat, setelah melakukan sejumlah kajian ilmiah, baik dari aspek investasi, operasional, profit, maupun keuntungan nasional.

Pengembangan proyek lapangan gas abadi Masela dengan pola terapung diusulkan oleh perusahaan minyak dan gas dari Amerika Serikat.

Menurut Kardaya, pembangunan lapangan gas abadi juga harus mengutamakan multiefek dari proyek tersebut untuk kepentingan bangsa dan negara.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan SDM, Rizal Ramli, meminta Kementerian ESDM dan SKK Migas mengkaji ulang rencana pengembangan Blok Masela di Laut Arafura Maluku.

Padahal, SKK Migas sudah menyetujui revisi rencana pengembangan lapangan pertama atauplan of development (POD) dari Blok Masela menggunakan FLNG berkapasitas 7,5 juta ton per tahun.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login