IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Dua Proyek Pipa Gas Pertagas Molor

Dua Proyek Pipa Gas Pertagas Molor

Written By Indopetro portal on Friday, 16 October 2015 | 09:55

indoPetroNews.com - PT Pertamina Gas (Pertagas) mengakui dua proyek pipa gas mundur dari target. Dua proyek tersebut yaitu pipa gas Belawan – Kawasan Industri Medan (KIM) – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan pipa gas Porong – Grati. Ditargetkan kedua proyek tersebut sudah on stream pada Oktober 2015. Namun kedua proyek itu baru bisa beroperasi pada Desember 2015.

Presiden Direktur PT Pertagas, Hendra Jaya mengungkapkan rencananya, Pertagas akan mengalirkan gas sebesar 94,5 juta kaki kubik per hari (mmscfd) untuk PLTG tersebut. Molornya proyek pipa gas Belawan - KIM - KEK disebabkan oleh belum siapnya pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) oleh PT PLN (persero) di Belawan, Sumatera Utara..

"Harusnya Oktober, tapi PLN belum siap pembangkit listriknya. Nanti, pipa Belawan juga akan sampai Kawasan Industri Medan dan sudah punya rencana tanda tangan jual beli gas dengan Unilever yang punya pembangkit di Sei Mangkei," papar Hendra kepada wartawan di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (15/10).

Sementara proyek pipa gas Porong - Grati terlambat karena baru mengantongi izin prinsip. "Ini terlambat karena pakai jalur tol yang terlambat izin prinsipnya," ujar Hendra.

Hingga September 2015, lanjut Hendra, perkembangan proyek pipa gas Belawan - KIM - KEK mencapai 81% konstruksi dan pipa gas Porong - Grati mencapai 70% konstruksi.

Proyek pipa gas Belawan - KIM akan dibagi dua ruas, yakni ruas Belawan - KIM dan ruas KIM - KEK. Ruas Belawan - KIM akan dibangun dengan pipa sebesar 16 inchi dan panjang 18,5 kilometer (km). Kapasitas maksimal pipa itu mencapai 89 mmscfd. Sementara ruas pipa gas KIM - KEK akan sebesar 12 inchi dan sepanjang 138 km. Kapasitas maksimalnya sebesar 40 mmscfd. "Nilai investasinya US$586 juta, termasuk investasi ruas pipa Arun - Belawan yang sudah beroperasi sejak Desember 2014," kata Hendra.

Hendra menambahkan ruas pipa Porong - Grati akan dibangun sebesar 18 inchi dengan panjang 56 km. Pipa tersebut akan berkapasitas maksimal 120 mmcsfd. Nilai investasinya sebesar US$87,3 juta. Pipa ini akan menggunakan konsep open access dimulai dari Porong. Awalnya, gas yang dialiri oleh pipa ini akan digunakan oleh PLTU Grati milik Indonesia Power.

"Prinsipnya open acces bawa gas milik Indonesia Power yang punya PLTU Grati dari lapangan offshore milik santos, dibawa sampai Porong. Dari sana 56 km ke Grati. Karena open access jadi nantinya bisa mengaliri gas untuk industri dan rumah tangga di sepanjang jalur pipa," tutupnya.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login