IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Ketidakjelasan Pemerintah Ganggu Program Kerja Operator Blok Mahakam

Ketidakjelasan Pemerintah Ganggu Program Kerja Operator Blok Mahakam

Written By kusairi kusairi on Wednesday, 21 October 2015 | 13:41

indoPetroNews.com - Seputar ketidakpastian kepemilikan ladang minyak dan gas (Migas) pada Blok Mahakam, akan berdampak pada program kerja operator pada tahun depan, sehingga pemerintah Indonesia harus segera memastikan keterlibatan Total E&P Indonesie dan Inpex di blok yang terdapat di Kalimantan Timur tersebut setelah kontrak habis pada 2017.

Hal ini diingatkan Presiden Produksi dan Eksplorasi Total, Arnaud Breuillac, dalam wawancara dengan Platts di Tokyo baru-baru ini sebagaimana dirilis platts.com, Selasa (20/10). Menurut Breuillac, perusahaannya berharap bisa segera mencapai "kesepakatan yang disetujui bersama" dengan pemerintah Indonesia, terkait keterlibatan Total dan mitranya, Inpex, ketika kontrak kedua perusahaan berakhir pada 2017.

Pada Juni, pemerintah Indonesia menyatakan menyerahkan 70% pengelolaan Blok Mahakam kepada Pertamina setelah 2017, namun belum diketahui pasti berapa persen yang bakal diserahkan kepada Total dan Inpex jika kedua perusahaan tetap diminta terlibat.

Saat ini, Total dan Inpex memegang 50% saham di blok tersebut. "Pada awal 2016, Anda akan memulai mengambil keputusan," tegas Breuillac, merujuk pada rencana investasi lanjutan perusahaannya. "Jadi kita perlu tahu apa yang akan terjadi setelah 2017." Ehs
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login