IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » SKK Migas : Ada Masalah Dalam RUU Migas

SKK Migas : Ada Masalah Dalam RUU Migas

Written By Indopetro portal on Friday, 30 October 2015 | 19:22

indoPetroNews.com - Deputi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Aussie Gautama mengungkapkan, bahwa ada masalah dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Migas Nomor 20 Tahun 2002 yang saat ini sedang digodok naskah akademisnya oleh Pemerintah.

RUU Migas tersebut sedang mendesain badan yang akan mengelola migas secara keseluruhan, baik sebagai regulator ataupun agregator. Wacananya, menurut Aussie, akan dibentuk sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus yang menggantikan SKK Migas, yang notabenenya bukan badan usaha.

"Padahal secara de facto, agregator gas sudah dilakukan oleh Pertamina," ungkap Aussie kepada wartawan, Jakarta, Jum'at (30/10).

Masalahnya, kata Aussie, keberadaan badan baru yang akan berbentuk BUMN khusus itu rentan selagi adanya rezim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mengatakan, orang-orang akan takut untuk menjalankannya.

Untuk merevisi UU Migas yang notabenenya dipaksakan International Monetery Fund (IMF) mengkerdilkan Negara pengelola gas itu, Aussie menyarankan, sebaiknya dikembalikan ke UU Nomor 8 Tahun 1971. Di mana pada saat UU itu berlaku, Pertamina merupakan raksasa perusahaan migas terkemuka di dunia.

"Kembalikan ke UU 8 71, cadangan migas Pertamina akan naik. Sekarang, dengan UU Migas baru berdasar UU 8 71, kita (Pertamina) bisa berada di rangking 25," tutupnya.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login