IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , , » Eksplorasi Migas Bagian Negara Bakal Dikurangi

Eksplorasi Migas Bagian Negara Bakal Dikurangi

Written By kusairi kusairi on Thursday, 19 November 2015 | 13:59

indoPetroNews.com – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya menginstruksikan agar mengurangi bagian negara dari hasil produksi minyak dan gas bumi (Migas) dengan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli menganggap, porsi pembagian negara yang dikurangi dapat menjadi stimulus yang diberikan pemerintah kepada para investor untuk melakukan eksplorasi secara besar-besaran.

"Untuk itu kita harus lakukan pendekatan secara fleksible dalam mengatur alokasi production sharing arangement," ungkap Rizal dalam diskusi “Transparansi Peluang Investasi Sektor Hulu Migas”, di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Kamis (19/11).

Menurut Rizal, selama ini kebijakan yang ada belum pernah diubah-ubah. Sehingga tidak pernah ada kemajuan berarti di sektor migas. Oleh karena itu, Rizal mendorong agar kebijakan ini dapat lebih fleksibel mengikuti situasi yang ada.

Rizal menyebut, kebijakan yang ada saat ini untuk minyak, negara mendapat bagian sebanyak 85% dan investor 15%. Sementara untuk gas, bagian negara sebanyak 70% dan investor 30%.

Dirinya menginginkan, kebijakan itu tidak perlu selalu dipertahankan seperti itu, melainkan bisa disesuaikan dengan situasi. Dirinya mencontohkan, dengan kondisi saat ini, bagian negara bisa diperkecil menjadi hanya 80% untuk minyak, guna meningkatkan minat investor asing untuk bereksplorasi lebih banyak.

"Momentum yang di manfaatkan driling (pengeboran) eksplorasi ditingkatkan, caranya harus fleksibel. Bagian negara 85%, KKKS 15%, kenapa tidak dijadikan 80% negara 20%," tutur Rizal.

Dengan begitu, Rizal memprediksi, saat harga minyak dunia naik, Indonesia sudah siap dengan cadangan minyak yang bertambah. Selama ini, pemerintah tidak mengubah porsi bagi hasil dengan investor. Ini bisa menjadi penyebab lambatnya eksplorasi migas di Indonesia. Ehs
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login