IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Mafia Migas, antara Tidak Berwujud Atau Tes Kejut

Mafia Migas, antara Tidak Berwujud Atau Tes Kejut

Written By kusairi kusairi on Monday, 9 November 2015 | 14:54

indoPetroNews.com - Siapa sebenarnya dalang dari yang disebut-sebut sebagai mafia migas? belum ada satu pejabat di negeri ini yang berani menyebutkan berwujud seperti apa para mafia tersebut.

Lagi-lagi hanya terkesan seperti nakut-nakuti alias tes kejut, informasi yang berhasil dikutip beberapa media nasional. tidak secara lugas menyebut siapa dalang dibalik semua yang tengah merugikan negara selama ini.

Dari hasil temuan yang dilakukan tim audit terhadap perusahaan yang disebut-sebut sarang mafia migas, yakni Pertamina Energy Trading Limited (Petral), mengatakan bahwa dalang atau pihak ketiga dibalik semua ini ternyata bukan berasal dari internal anak perusahaan pertamina (Petral) ataupun Pertamina sendiri.

"Terbukti dalam Petral ada pihak ketiga bukan bagian manajemen Petral dan Pertamina ikut campur intervensi dalam proses pengadaan dan jual beli minyak mentah maupun produk BBM," kata Menteri ESDM, Sudirman Said, baru-baru ini.

Namun lagi-lagi pemerintah tidak secara langsung melakukan eksekusi terhadap hasil yang sudah ditemukan tim audit. Entah apa yang ditunggu oleh pemerintah masyarakat seakan dibawa berpikir ke arah yang tidak pernah habis-habisnya bercerita soal mafia.

Sudirman memaparkan pihak pemerintah akan bekerja keras mencari mafia migas yang telah merugikan negara dari pengadaan impor minyak mentah dan BBM selama ini. Mantan Direktur Utama PT Pindad itu yakin dalam waktu dekat semua fakta terkait mafia migas akan terbeberkan. "Hanya masalah waktu akan dibuka dan masyarakat akan belajar," kata Sudirman.

Dari hasil laporan audit Petral, pemerintah sudah mengambil sikap untuk menyerahkan ke pihak penegak hukum jika ditemukan pelanggaran.

Seperti diketahui, Audit investasi terhadap perusahaan yang tengah dilikuidasi ini dilakukan oleh auditor independen. Jajaran direksi dan Komisaris PT. Pertamina menunjuk langsung instansi tersebut. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pun dilibatkan dalam pelaksanaan audit ini.

Sebagai informasi, Pemerintah memberi tenggat waktu kepada Pertamina untuk melikuidasi Petral hingga April 2016. Selama kurun waktu tersebut dipergunakan untuk audit investigasi. Keputusan Pertamina melikuidasi Petral diumumkan secara resmi pada Mei 2015 kemarin. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login