IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Mau Dibawa Kemana Hasil Audit Petral?

Mau Dibawa Kemana Hasil Audit Petral?

Written By kusairi kusairi on Friday, 13 November 2015 | 14:54

indoPetroNews.com - Hasil audit forensik PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) sudah muncul. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pun telah diberikan laporan mengenai hasil tersebut oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto.

Setelah mendapatkan hasil laporan audit, Rini pun menanyakan pada Dwi mengenai langkah apa yang selanjutnya akan dilakukan perusahaan.

"Saya minta pada Pak Dwi untuk menentukan aksi korporasi (corporate action) apa yang akan kita lakukan sehingga Pertamina terjaga dari hal-hal yang dianggap merugikan," kata Rini ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (12/11).

Sebelumnya, Vice President Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, manajemen PT Pertamina menyerahkan semua hasil tersebut kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Dan keputusan dari hasil tersebut tergantung kepada Menteri BUMN, apakah mau dilaporkan ke penegak hukum atau mengambil langkah lain.

"Ya tergantung arahan Menteri BUMN nanti apakah ke KPK atau bagaimana. Tugas Pertamina adalah mengerjakan laporan ini sampai selesai," kata Wianda.

Wianda menjelaskan hasil audit Petral ini sudah diserahkan pada 30 Oktober 2015 lalu. Sehingga tanggung jawab Pertamina untuk audit sudah dalam tahap selesai. "Hasilnya sudah kita serahkan pada 30 Oktober. Sebenarnya tanggung jawab Pertamina setelah audit forensik ini sudah selesai," kata dia.

Apabila akan dibawa ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wianda mengaku, Pertamina sangat terbuka menerimanya. "Jadi kita sangat terbuka. Dengan berbagai opsi karena benar sekali dari laporan hasil audit kita tidak bisa secara sepihak menyatakan bahwa A, B, C, terlibat atau bersalah. Itu kan bukan tugas tim audit," tegas dia.

Selain melakukan aksi korporasi terhadap hasil audit, Menteri BUMN bilang langkah yang dilakukan selanjutnya adalah soal upaya hukum (legal action) dengan melibatkan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said.

Namun, untuk melakukan upaya hukum, Rini harus menunggu Sudirman kembali ke Tanah Air terlebih dahulu. Pasalnya saat ini Sudirman tengah berada di Timur Tengah dalam rangka kunjungan kerja. Bersama Sudirman pula, Rini nantinya akan melaporkan secara menyeluruh pada Presiden Joko Widodo.

"Nah yang legal action bisa bersama menteri ESDM dan akan kami laporkan ke Presiden. Ya, mungkin 1 minggu inilah InsyaAllah, karena Sudirman sedang ada di luar negeri," katanya.

Sebelumya, hasil temuan auditor tersebut melaporkan antara lain adanya ketidakefisienan rantai suplai berupa mahalnya harga "crude" dan produk yang dipengaruhi kebijakan Petral dalam proses pengadaan, pengaturan tender MOGAS, kelemahan pengendalian HPS, kebocoran informasi tender, dan pengaruh pihak eksternal. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login