IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Pertamina Akui Pernah Kerja Sama dengan OTM Tahun Lalu

Pertamina Akui Pernah Kerja Sama dengan OTM Tahun Lalu

Written By kusairi kusairi on Saturday, 21 November 2015 | 14:27

indoPetroNews.com - Direktur Pemasaran dan Niaga PT. Pertamina (Persero), Ahmad Bambang mengakui ada kontrak dengan Orbit Tanking Merak (OTM) sejak Oktober 2014. Namun, negosiasi tersebut memang belum selesai lantaran harga fasilitas terlalu mahal dan toleransi kerugian yang belum mencapai kesepakatan.

"Saya sudah sampaikan ke media juga bahwa kita ada kontrak dengan OTM, dulu namanya kapal minyak Merak terus ganti pemilik namanya ganti Orbit Terminal Merak. Kontraknya terjadi 2014 Oktober. Dan Pertamina sudah pakai," kata Ahmad saat konverensi pers penandatanganan kontrak kerja sama pengadaan biodiesel, di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Jumat (20/11).

Ahmad menjelaskan ketika dirinya masuk sebagai salah satu jajaran direksi Pertamina pada November 2014, dia menemukan kejanggalan dalam kontrak kerja sama tersebut. Oleh karena itu, saat itu juga, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengindikasikan sesuatu yang tak wajar.

"Ketika kami masuk jadi direksi itu sudah jadi temuan sasaran KPK. KPK sudah menyasar itu dan mengindikasikan itu tidak wajar," ucap dia.

Menurutnya, Pertamina tidak hanya melihat tarif fasilitas BBM tapi juga toleransi losses. Ahmad juga mengungkapkan perseroan menginginkan perketatan pada negosiasi tersebut seperti losses hanya sebesar 0,1 persen sampai 0,2 persen.

"Toleransi kerugian sesuai kontrak awalnya 0,3 persen. Nah kita minta diturunkan. Pertamina saja bisa. Paling tidak standar internasional 0,2 persen. Kalau bisa 0,1 persen lebih bagus," beber dia.

Maka dari itu, sampai saat ini negosiasi dengan PT OTM tidak dilanjutkan oleh perseroan. Bahkan Ahmad mengakui, sampai saat ini belum membayarnya.

"Dan untuk itu kami panggil kami tidak bisa bayar sampai ada negosiasi yang dicapai dua belah pihak supaya harga ini wajar. Jadi meskipun dari Oktober hingga saat ini kami belum bayar. Intinya kita belum bayar," pungkas dia. Ehs
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login