IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Pertamina Mengaku Surat Dari Setnov Bukan Satu-satunya

Pertamina Mengaku Surat Dari Setnov Bukan Satu-satunya

Written By kusairi kusairi on Saturday, 21 November 2015 | 14:20

indoPetroNews.com – Ternyata selain Ketua DPR-RI Setya Novanto (Setnov), masih banyak lagi Anggota DPR lainnya yang kerap mengirimkan surat kepada PT. Pertamina (Persero) terkait addendum ataupun kontrak kerja dengan perusahaan lain.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Bambang, mengaku tidak memusingkan surat dari politikus Golkar terkait addendum perjanjian jasa penerimaan, penyimpanan, dan penyerahan bahan bakar minyak di terminal bahan bakar minyak antara PT Pertamina dengan PT Orbit Terminal Merak.

"Apakah ini suratnya Setnov atau bukan, itu urusan forensiklah untuk buktikan. Tapi kalau anggota DPR punya kop surat sendiri di tengah, bukan di pinggir kiri, itu bukan satu-satunya. Bukan satu-satunya surat Setnov yang seperti itu. Ada yang lain juga," kata Ahmad, saat konferensi pers penandatanganan kontrak kerja sama pengadaan biodiesel di 63 terminal BBM, di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Jumat (20/11).

Saat didesak wartawan siapa saja anggota Dewan yang mengirimkan surat lain tersebut, Ahmad hanya menegaskan dirinya tidak terpengaruh. "Bagi saya tidak pengaruh. Ada yang lain pernah," katanya.

Terkait surat tersebut, Ahmad enggan menanggapi lebih lanjut. Dia bahkan mengaku tidak kenal dengan sosok Setya Novanto. Sebagai salah satu direksi perusahaan migas nasional, Ahmad berusaha seprofesional mungkin dalam menjalani bisinisnya. "Saya tidak peduli itu dari Setnov atau tidak. Yang aslinya itu, tidak terlalu menanggapi. Saya juga tidak kenal. Saya profesional saja," ucap dia. Ehs
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login