IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Pertamina Minta PGN Transparan Terhadap Harga Gas

Pertamina Minta PGN Transparan Terhadap Harga Gas

Written By kusairi kusairi on Friday, 13 November 2015 | 14:51

indoPetroNews.com – Manajemen PT Pertamina (Persero) meminta agar PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk menjabarkan secara transparan, kenapa harga gas industri di Medan, Sumatera Utara menjadi lebih tinggi dari biasanya.

VP Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengaku selama ini pihaknya melalui anak usahanya telah menjadi anchor pasokan gas ke seluruh industri di Medan. Terdapat dua sumber pasokan gas dari Pertamina dan anak usahanya, sekitar 4 mmscfd, yang berasal dari lapangan Pangkalan Susu.

"PGN juga peroleh pasokan dari LNG Donggi Senoro, sekitar 4 mmscfd," ujar Wianda di Jakarta, Kamis (12/11).

Selain itu, Pertamina juga mengakui, harga gas eks regasifikasi Arun yang dikelola Perta Arun Gas, Pertagas, dan Pertagas Niaga sampai ke PGN sebesar US$13,8 per mmbtu. Dalam harga tersebut, 85 persen dari komponen harga tersebut ditetapkan oleh pemerintah, termasuk toll fee sebesar US$2,58 plus PPN, dan biaya regasifikasi sebesar US$1,58 plus PPN

Sedangkan untuk harga gas pipa dari Pangkalan Susu, ditetapkan pemerintah sebesar US$8,31 per mmbtu. "Dengan komposisi harga tersebut harusnya PGN bisa melakukan blending price berdasarkan rata-rata tertimbang dan pasokan," ujar Wianda.

Menurutnya, jika PGN melakukan blending price, harga gas yang diperoleh PGN seharusnya hanya di kisaran US$11 per mmbtu. Harusnya juga PGN bisa lebih bijak dalam perhitungan harga, sehingga tidak menimbulkan fiksi yang tidak perlu. Keterbukaan juga menurut Wianda dapat menghindarkan kerugian dari sisi konsumen, karena tidak memperoleh harga yang kompetitif.

Sebagaimana diketahui, menurut PGN tingginya harga gas di Medan akibat naiknya harga gas dari sektor hulu, dari yang sebelumnya US$8,7 per mmbtu, menjadi US$13,8 per mmbtu.

Keterangan ini sekaligus membantah pernyataan PGN yang menyebutkan penyebab harga gas di Medan tinggi karena harga gas yang diberikan Pertamina cukup mahal. Ehs
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login