IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Pertamina Telusuri Motif Surat Setya Novanto

Pertamina Telusuri Motif Surat Setya Novanto

Written By kusairi kusairi on Thursday, 19 November 2015 | 09:22

indoPetroNews.com – PT. Pertamina (Persero) mengaku masih menelusuri motif dari surat yang dikirim oleh Ketua DPR RI, Setya Novanto. Termasuk juga hubungan Pimpinan DPR ini dengan PT Orbit Terminal Merak (OTM).

Seperti yang diketahui, Pertamina baru saja menerima surat berkorp DPR RI yang ditujukan kepada Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto. Pada surat tertanggal 17 Oktober 2015 itu, Setya Novanto menyertakan sejumlah lampiran. Dalam surat itu, Setya Novanto meminta Pertamina membayar biaya penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada PT Orbit Terminal Merak (OTM), di mana selama ini Pertamina menyimpan bahan bakar di perusahaan tersebut.

Vice President Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, untuk proses bisnis dengan PT Orbit Terminal Merak (OTB) mengacu pada Good Corporate Governance (GCG) alias tata kelola perusahaan yang baik. Untuk itu Pertamina akan segera melakukan verifikasi terkait kontrak tersebut. “Kita sedang melakukan pengecekan mendalam, termasuk kita juga telah melibatkan satuan pengawas internal. Termasuk juga BPKP dan juga tentunya melibatkan tim legal Pertamina," kata Wianda, saat ditemui di Kantor Pertamina Pusat, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Rabu (18/11).

Saat ini, tambah Wianda, proses bisnis Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) di Merak ada dua yakni TBBM yang dikelola Pertamina dan TBBM yang disewa dari PT OTM. Namun, Wianda menegaskan, apapun hubungan bisnis yang terjalin, Pertamina harus mengecek dan memverifikasi ulang.

"Jadi kalau proses bisnis kita ada dua terminal ya ada. Satu TBBM Merak yang dikelola Pertamina sendiri. Kemudian satu lagi terminal BBM yang kemudian disebutkan ada nama perusahaan tersebut . Tapi tentunya apapun hubungan bisnis yang ada, kita tidak bisa secara gegabah mengambil keputusan jadi sekarang sedang kita lakukan proses pengecekan. Kalau juga kemudian diperlukan proses negosiasi harus dilakukan, agar semua itu bisa jelas dan sesuai dengan tata kelola perusahaan," jelas dia.

Mantan presenter Metro TV ini mengatakan Pertamina selalu mengikuti prosedur tata kelola bisnis perusahaan (Good Corporate Governance/GCG). Sehingga, lanjut Wianda, motif dan kegiatan dari isi surat tersebut sebaiknya ditanyakan langsung pada pihak yang bersangkutan.

"Pertamina punya prosedur tata kelola bisnis sesuai GCG jadi itu yang menjadi acuan kami. Jadi terkait motif-motif lain, kemudian ada kegiatan yang dipicu pihak lain itu menurut saya bisa tanyakan ke pihak-pihak terkait," kata Wianda.Ehs
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login