IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Saudi Aramco & JX Nippon Bantu Pertamina Modernisasi Kilang

Saudi Aramco & JX Nippon Bantu Pertamina Modernisasi Kilang

Written By kusairi kusairi on Tuesday, 24 November 2015 | 20:09

indoPetroNews.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto menyatakan kontrak kerjasama dengan Saudi Aramco akan ditandatangani pekan ini. Kedua perusahaan sepakat melakukan kerjasama sektor energi.

"Jadi pada 26 (November) langsung (dikerjakan) tapi engineering dulu tentu kan," kata dia Dwi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (24/11).

Dalam kerja sama ini, Aramco bakal membantu Pertamina untuk melakukan modernisasi kilang (Refinery Development Masterplan/RDMP) di Cilacap dan membangun join venture. Kerjasama tersebut, rencananya memiliki kontrak investasi senilai USD5 miliar.

"Jadi kita mendirikan joint venture, aset yang lama menjadi bagian dari penyertaan Pertamina kemudian juga untuk Cilacap itu saudi Aramco antara 40-45 persen," jelas Dwi.

Sementara untuk produk, ada beberapa alternatif yang bisa dipilih oleh joint venture. "Apakah nanti Pertamina akan take semua atau Pertamina akan ambil porsi Pertamina sedangkan porsi Aramco sendiri," sebutnya.

Selain Saudi Aramco, Pertamina juga tengah mendalami kerja sama modernisasi kilang (Refinery Development Masterplan/RDMP) dengan perusahaan asal Jepang JX Nippon Oil and Energy Corporation.

Kerjasama antara Pertamina dan JX Nippon ini hampir sama dengan kerjasama yang dilakukan dengan Saudi Aramco. Bedanya, kilang yang akan di-upgrading dengan JX Nippon adalah kilang di Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Mudah-mudahan segera ketemu kesepakatannya seperti dengan Saudi Aramco. Kita inginnya November ini sudah bisa (ditandatangani), tapi pihak JX Nippon butuh waktu kira-kira tiga hingga empat bulan lagi," kata Direktur Pengolahan Pertamina Rachmad Hardadi.

Tidak jauh berbeda dengan kontrak kerjasama dengan Aramco, nilai investasi ini juga berkisar USD5 miliar. Setelah upgrading, diharapkan kapasitas kilang Balikpapan naik 100 ribu barel per hari, dari 260 ribu menjadi 360 ribu barel per hari.

"Dengan adanya RDMP Balikpapan dan Cilacap, kami harap kapasitas kami bisa mencapai 1,42 juta BOPD di tahun 2021. Sehabis ini kami ada dua RDMP lagi di Balongan dan Dumai, mungkin menyusul sehabis ini," katanya. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login