IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » SKK Migas dan Komunitas Energi Luncurkan Buku The Oil & Gas Year

SKK Migas dan Komunitas Energi Luncurkan Buku The Oil & Gas Year

Written By kusairi kusairi on Tuesday, 10 November 2015 | 14:26

indoPetroNews.com - Bekerjasama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, The Oil & Gas Year (TOGY), proyek publikasi tahunan yang berfokus pada industri energi dunia, menyoroti berbagai peluang investasi di seluruh rantai pasokan energi dan mengidentifikasi berbagai rintangan dalam memfasilitasi investasi asing untuk masuk ke Indonesia.

Pasca rampungnya proyek ini, TOGY akan merilis sebuah laporan energi bertajuk The Oil & Gas Year Indonesia 2016 pada kuartal pertama 2016, dengan menggandeng sejumlah instansi pemerintah dan komunitas energi terkait yaitu: SKK Migas; Masyarakat Energi dan Pertambangan, Bimasena; Asosiasi Perminyakan Indonesia (API); dan Ikatan Perusahaan Industri Kapal Dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO).

"Buku ini akan menjadi panduan komprehensif yang didedikasikan untuk industri energi Indonesia. Buku ini secara khusus akan membahas berbagai topik, seperti: pembangunan industri migas, ekspansi infrastruktur energi, perkembangan lanskap industri pertambangan dan mineral Indonesia, dan program pembangkit listrik 35.000 MW. Laporan ini akan berperan penting untuk mempromosikan Indonesia sebagai pasar yang prospektif di sektor energi," ujar Sekjen ESDM, Teguh Pamudji, seperti dikutip pada laman Kementerian ESDM, Selasa (10/11).

Bertepatan dengan Satu tahun kepemimpinan Presiden Joko widodo, TOGY akan menyelenggarkan dua diskusi kelompok terarah strategis pada tanggal 12 November untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan dan peluang terkait industri hulu dan hilir di Indonesia. "Diskusi kelompok ini akan memberikan kesempatan bagi kalangan eksekutif dan pejabat industri energi di Indonesia untuk terus membangun dialog yang telah dimulai pada tahun lalu antara para pimpinan industri dan para pembuat kebijakan yang baru," kata Country Director TOGY di Indonesia, Mickael Vogel.

Dengan bekerjasama dengan Masyarakat Energi dan Pertambangan, Bimasena, dan didukung oleh SKK Migas, event diskusi kelompok terarah pertama akan mengusung tema "Satu Tahun Kepemimpinan Joko Widodo untuk Industri Migas Indonesia: Tantangan, Prospek, dan Ekspektasi." Dimoderatori oleh Ketua Bimasena, Prof. Dr. subroto, event ini akan menghadirkan Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi sebagai partisipan VIP. Event ini akan berfokus pada peran strategis tahun 2016 untuk industri migas Indonesia sehubungan dengan berbagai reformasi yang diimplementasikan oleh pemerintahan Jokowi selama setahun terakhir dan berbagai isu dan tantangan yang berdampak terhadap sektor ini.

Prof. Dr. Subroto, Ketua Masyarakat Energi dan Pertambangan, Bimasena, menyampaikan, "Meskipun Indonesia terjebak di sisi yang salah dalam transisi penting ini, seperti lambatnya pertumbuhan perekonomian Tiongkok dan menurunnya harga berbagai komoditas, negara ini memiliki segudang pengalaman untuk mengatasi turbulensi seperti ini. saat ini, Indonesia perlu menciptakan peluang investasi dan perdagangan yang lebih besar, mau membangun lebih banyak infrastruktur yang dibutuhkan, khususnya di sektor kelistrikan dan transportasi. Bimasena konsisten menjadi platform untuk mendorong terciptanya dialog dan komunikasi di saat-saat transisi seperti ini."

Di hari yang sama, akan digelar diskusi kelompok terarah di DoubleTree by Hilton Hotel Jakarta, sebagai sub-event event Refining & Petrochemicals Innovation Convention yang diselenggarakan oleh NIEC Group asal Shanghai. Dengan mengusung tema "Industri Hilir Indonesia" peran, tantangan, dan peluang bagi para pelaku industri swasta", event ini akan menghadirkan Dirjen Migas ESDM, Ir. G. N. Wiratmadja, sebagai partisipan VIP. Event ini akan membahas berbagai proyek hilir terkemuka milik perusahaan-perusahaan migas swasta Indonesia sekaligus menyoroti berbagai tantangan utama bagi sektor swasta dalam ruang lingkup proyek infrastruktur hilir.

The Oil & Gas Year adalah rangkaian laporan eksekutif yang diterbitkan di lebih dari 30 negara. Sirkulasi global TOGY diaudit oleh BPA Worldwide. Jumlah pembacanya mencapai 69.000 pembaca di 101 negara.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login