IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Target Pembangunan 70 SPBG Kembali Ditunda

Target Pembangunan 70 SPBG Kembali Ditunda

Written By kusairi kusairi on Wednesday, 18 November 2015 | 14:57



indoPetroNews.com
– Keruwetan yang dialami Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), membuat beberapa target pembangunan 70 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) harus ditunda. Pemerintah beralasan menemukan kendala pada proses perizinan di beberapa daerah.

"Awalnya kita targetkan akhir tahun ini, namun banyak SPBG yang sudah selesai dibangun, tapi belum bisa dioperasikan karena terkendala izin, baik dari Pemda maupun lingkungan," ujar Direktur Jenderal Migas (Minyak dan Gas) Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja di jakarta, Rabu (18/11).

Wiratmadja mengatakan, SPBG yang masih terkendala perizinan tersebut, antara lain berlokasi di Surabaya, Gresik dan di DKI Jakarta. Kendala lainnya terkait belum meratanya penyaluran konverter kit untuk kendaraan umum.

"Nantinya akan ada revisi atas perpres yang memungkinkan kementerian ESDM ikut membagikan konverter kit untuk kendaraan umum dan dinas. Selama ini wewenangnya di kementerian perindustrian," ujar Wiratmadja.

Dengan kata lain, Wiratmadja menegaskan bahwa masalah perizinan dan konverter kit, menjadi hambatan bagi target pembangunan SPBG. Meski demikian, pemerintah konsisten untuk merealisasikan program ini.

Saat ini, kata Wiratmadja, pemerintah tengah menyusun roadmap diversifikasi BBM ke gas, di mana pada 2019 ditargetkan 300 SPBG berdiri, termasuk MRU, mother station dan daughter station.

"Kita juga berupata memacu kendaraan yang bisa mengunakan gas, di samping mendorong pabrikan untuk membuat mobil yang sudah dual fuel," tambah Wiratmadja.

Berdasarkan data Ditjen Migas Kementerian ESDM, jumlah kendaraan yang menggunakan bahan bakar gas, sekitar 8.000 unit. Sementara, persediaan gas bumi sebesar 47,2 MMSCFD cukup untuk 50.000 kendaraan.

Mengingat jumlah kendaraan terbanyak di DKI Jakarta dan sekitarnya, maka pembangunan SPBG diprioritaskan di daerah Jabodetabek. Dan terus bergerak ke Pantura, Subang hingga Cirebon. Selanjutnya, SPBG dibangun pula di Surabaya dan Gresik, Balikpapan dan Samarinda. Selain itu, Prabumulih hingga Palembang.Ehs
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login