IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » FSPPB Tolak Anak Usaha Integrasi Pertagas dan PGN

FSPPB Tolak Anak Usaha Integrasi Pertagas dan PGN

Written By kusairi kusairi on Tuesday, 8 December 2015 | 16:09

indoPetroNews.com - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menolak pembentukan anak perusahaan shipping dan peleburan atau terintegrasi PT Pertamina Gas (Pertagas) kepada PGN dengan alasan apapun. FSPPB menganggap pembentukan anak perusahaan terintegrasi tersebut, bentuk penghianatan Undang Undang Dasar 45 Melalui Pasal 33 ayat 2.

Dikarenakan PGN merupakan Perusahaan Negara yang sebagian besar sahamnya dikuasai publik, yakni 82 persen dari 43 persen saham Publik dimiliki oleh asing. Sedangkan PT Pertamina Gas kepemilikan sahamnya adalah 100 persen milik Pertamina dan 100 persen saham Pertamina milik Negara Republik Indonesia," tegas Presiden FSPPB Eko Wahyu Laksmono, berdasarkan keterangan tertulis, Selasa (8/12).

FSPPB menyampaikan tuntutan kepada pemerintah melalui Menteri BUMN Rini Sumarno, agar Menteri BUMN selaku pemegang saham membatalkan keputusan Direksi Pertamina tentang pembentukan anak perusahaan shipping Pertamina dan sebaliknya membentuk Direktorat khusus mengelola shipping di Pertamina.

"FSPPB juga meminta Pemerintah menghentikan segala upaya peleburan dan sinkronisasi Pertagas ke dalam PGN. Sebaliknya meleburkan PGN ke dalam Pertamina untuk penguatan pengelolaan Gas Nasional demi kesejahteraan Rakyat Indonesia," jelas Eko.

Menurut dia, Pertamina adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertugas dan bertanggung jawab mengelola sektor hulu dan hilir minyak dan gas bumi Indonesia, untuk digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat sesuai UUD RI Tahun 1945 Pasal 33.

"Pertamina telah membuktikan eksistensi dan dedikasinya dalam pengelolaan migas sebagai salah satu penyangga utama dalam APBN dan sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan energi nasional," terang dia.

Ia menambahkan, belakangan ini, terindikasi ada upaya-upaya yang ingin menghancurkan Pertamina melalui berbagai kegiatan unbundling PT Pertamina menjadi anak anak perusahaan dan merger, meleburan PT Pertamina Gas kepada PGN. Pembentukan anak perusahaan shipping ini, papar dia, dapat menjadikan proses transportasi bisnis migas dari hulu ke hilir tergantung oleh situasi pasar.

"Hal ini disebabkan adanya Anak Perusahaan. Maka proses Transportasi Migas tidak langsung di Handle oleh Corporate dan memungkinkan perusahaan perusahaan lain untuk ikut masuk ke dalam bisnis perusahaan. Akhirnya bisa menjadikan salah satu faktor ketergantungan Perusahaan Corporate terhadap perusahaan transportasi tersebut," tutupnya. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login