IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Peneliti Bilang, Tata Kelola Gas Indonesia Dikuasai Asing

Peneliti Bilang, Tata Kelola Gas Indonesia Dikuasai Asing

Written By kusairi kusairi on Wednesday, 16 December 2015 | 13:07

indoPetroNews.com - Dengan alasan keterbatasan infrastruktur, tata kelola gas bumi ditanah air dianggap belum bisa mensejahterakan rakyat Indonesia. Malah gas bumi terus-terusan di ekspor. Dan tentu saja hal ini tidak sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 45 Pasal 33.

Peneliti dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng mengatakan, selain membenahi tata kelola gas, pemerintah juga perlu merevisi UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas)‎.

Menurutnya, UU tersebut justru membuat posisi negara setara dengan perusahaan multinasional, sehingga tidak bisa melakukan intervensi terhadap sumber daya alam tersebut.

"‎UU No.22 itu posisi negara setara dengan perusahaan multinational. Bahkan dalam UU itu dikatakan bahwa negara itu tidak lebih berkuasa dari mereka," ujar Salamudin Daeng di Jakarta, Rabu (16/12).

Salah satu yang mencolok dari ketidakberdayaan pemerintah adalah, sebanyak 95 juta hektar (ha) lahan gas bumi yang ada di Indonesia, hanya 12 persen produksi gas di hulu yang diserahkan ke Pertamina.

Sebagian besar, lahan-lahan tersebut dikuasai perusahaan besar asing seperti Exxon Mobil, Connoco Philips, Total E&P dan lainnya. "Sebagian besar justru dikuasai perusahaan asing yang jadi aktor dominan," katanya.

Diakuinya, Indonesia merupakan salah satu dari tujuh besar eksportir gas di dunia. Namun, gas yang diekspor tersebut mayoritas merupakan jatah KKKS besar tersebut. Sementara Indonesia, hanya mendapat jatah dari kontrak bagi hasil, dan itu pun tidak terserap sepenuhnya, sehingga masih ada sebagian yang diekspor. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login