IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Jika Harga Minyak Mentah Sentuh US$ 20 Per Barel

Jika Harga Minyak Mentah Sentuh US$ 20 Per Barel

Written By Indopetro portal on Monday, 25 January 2016 | 10:49

indoPetroNews.com - Jika harga minyak mentah dunia jatuh hingga ke level terendah, yakni US$ 20 per barel? Tentu akan berkaitan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan juga nasib perusahaan migas domestik, seperti PT. Pertamina (Pesero), serta seluruh perusahaan migas lainnya.

Pengamat Ekonomi Politik dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng mengaku, Pertamina memproduksi migas dengan porsi 18 persen dari total produksi nasional, sementara keuntungan terbesar disumbang dari sektor hulu.

“Pertamina punya aset sekitar US$ 50 miliar, dan ribuan karyawan, kalau harga minyak anjlok ke US$ 20 per barel, sumbangan keuntungan dari hulu bisa nol. Bagaimana korporasi sebesar ini bisa berdiri, jika hulunya ambruk dan harus ditolong di sektor hilir,” jelasnya, dalam acara diskusi di gedung Dewan Pers Jakarta, Minggu (24/1).

Belum lagi seperti diketahui, lanjut Daeng saat ini perusahaan minyak raksasa asal Amerika Serikat, PT. Chevron sudah mengajukan rencana untuk hengkang dari Indonesia. Padahal Chevron adalah perusahaan minyak yang selama ini menopang 48 persen dari total minyak nasional.

"Kalau banyak perusahaan asing tutup, darimana menutup defisit APBN yang besar. Jika hal tersebut terjadi, semua sumur atau lapangan produksi akan dikembalikan kepada pemerintah, selanjutnya pasti pemerintah akan keluarkan surat hutang," tegas Daeng.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI, Ramson Siagian mengatakan, apabila asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) merosot mengikuti harga minyak dunia yang sekitar US$ 28-29 per barel, terjadi penurunan penerimaan dari sektor minyak Rp.63 triliun.

“Jadi memang berpengaruh pada struktur APBN dari PNBP di sektor migas hingga Rp 35 triliun. Pajak minyak juga turun karena pendapatan kontraktor migas jeblok. Ini berdampak juga buat Pertamina dan perusahaan migas non Pertamina,” ujar Ramson. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login