IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Pemerintah Harus Merevisi Asumsi Harga Minyak Pada APBN

Pemerintah Harus Merevisi Asumsi Harga Minyak Pada APBN

Written By Indopetro portal on Friday, 22 January 2016 | 14:52

indoPetroNews.com - Besarnya deviasi antara asumsi harga minyak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ditetapkan sekitar US$60 per barel ditakutkan akan semakin membuat money ilution pada APBN semakin besar.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Energi Watch Indonesia, Ferdinand Hutahean, di Jakarta, Jumat (22/1). Menurutnya, kondisi tersebut tidak baik bagi tanah air.

Dengan demikian, Ferdinand mengaku hal ini akan berdampak pada penerimaan negara dari sektor migas. Namun pemerintah harus segera mencarikan solusinya. Setidaknya untuk meminimalisir dampak yang terjadi akibat anjloknya harga minyak mentah dunia yang berada pada level US$28 per barel.

Ia menyarankan pemerintah harus segera merevisi asumsi harga minyak dalam APBN. Merevisi target lifting dan mengevaluasi besaran cost recovery. Juga memberikan keringanan tertentu bagi KKKS untuk bisa bertahan di masa sulit ini.

Dalam mengevaluasi cost recovery, pemerintah harus mampu menurunkan biaya cost recovery sebesar 20-30 persen dari angka yang ditetapkan di APBN. “Tanpa menurunkan lifting dan mengevaluasi cost recovery, kami yakin satu per satu KKKS akan mengalami kematian perlahan,” ujarnya.

Ini tidak bisa dihindarkan. Diawali dari pengurangan karyawan, yang tentu pengurangan ini akan menjadi beban bagi pemerintah. Pil pahit harus ditelan untuk menjadi obat. Seperti yang terjadi pada perusahaan migas, Chevron tengah melepas operasinya di Kalimantan dan tidak ingin lagi memperpanjang kontraknya pada 2018.

“Cevron melihat tidak ada keuntungan lagi, bila terus mengelolanya di tengah merosotnya harga komoditi ini,” tutup Ferdinand. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login