IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Pungutan DKE Batal, BBM Sesuai Harga Keekonomian

Pungutan DKE Batal, BBM Sesuai Harga Keekonomian

Written By Indopetro portal on Tuesday, 5 January 2016 | 09:03

indoPetroNews.com - Hasil rapat terbatas di Istana negara, Senin (4/1) malam, memutuskan menunda memungut dana ketahanan energi dari bahan bakar minyak. Pemerintah akhirnya menunda pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE) untuk bahan bakar minyak (BBM). Dengan demikian, BBM jenis Premium dan Solar dijual dengan harga keekonomian, yakni Rp 6.950 dan Rp 5.650 per liter mulai hari ini, Selasa (5/1).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said membenarkan tertundanya pungutan dana ketahanan energi sebesar Rp 200 untuk Premium dan Solar Rp 300. Sehingga harga jual BBM bisa turun lebih jauh, sesuai hitungan harga keekonomian.

"Harga Premium Rp 6.950 dan Solar Rp 5.650 per liter. Solar kan bukan harga keekonomian (masih subsidi)," kata Sudirman, di Istana presiden, Senin (4/1) malam.

Vice Presiden Communication PT Pertamina (Pesero), Wianda Pusponegoro mengatakan peseroan tidak mempersoalkan keputusan pemerintah yang membatalkan memungut dana ketahanan energi dari harga BBM.

"Kami ikut kebijakan pemerintah. Lagipula penetapan untuk dana ketahanan energi adalah untuk investasi energi jangka panjang. Tidak perlu dikotomi dengan Pertamina," kata Wianda lewat pesan pendek, kemarin.

Di luar yang ditetapkan pemerintah atau di luar BBM subsidi, Pertamina juga akan menurunkan produk-produk yang lain atau BBM non subsidi yaitu untuk Pertalite, Pertamax, Pertamax Plus dan Pertamina Dex.

Berikut Harga Baru:

BBM:

Premium
- Untuk Jawa Madura Bali (Jamali) turun dari Rp 7.400 menjadi Rp 7.050 per liter
- Non-Jamali turun dari Rp 7.300 menjadi Rp 6.950 per liter
Pertalite
- Turun Rp 350 dari Rp 8.250 menjadi Rp 7.900 per liter
Pertamax
- Untuk DKI Jakarta dan Jawa Barat turun Rp 150 dari Rp 8.650 menjadi Rp 8.500 per liter
- Untuk Jawa Tengah dan Yogyakarta turun Rp 150 dari Rp 8.750 menjadi Rp 8.600 per liter
- Untuk Jawa Timur turun Rp 150 dari Rp 8.750 menjadi Rp 8.600 per liter
Pertamax plus
- Untuk DKI Jakarta turun Rp 250 dari Rp 9.650 menjadi Rp 9.400 per liter
Pertamina Dex
- Untuk DKI Jakarta turun Rp 250 dari Rp 9.850 menjadi Rp 9.600 per liter
Solar
- Solar subisidi turun dari Rp 6.700 per liter menjadi Rp 5.650 per liter.
- Solar non-PSO turun Rp 250 dari Rp 8.300 menjadi Rp 8.050 per liter
Elpiji:
Elpiji 12 kilogram
- Rata-rata nasional turun Rp 5.800 per tabung dari Rp 135 ribu menjadi Rp 129.500
- Untuk Jabodetabek turun Rp 5.600 per tabung dari Rp 134.600 menjadi Rp 129 ribu
Bright Gas 12 kilogram
- Rata-rata nasional turun Rp 4.800 per tabung dari Rp 138.300 menjadi Rp 133.500
- Untuk Jabodetabek turun Rp 4.600 per tabung dari Rp 137.600 menjadi Rp 133 ribu
Elpiji 6 kilogram
- Rata-rata nasional turun Rp 2.000 per tabung Rp 69 ribu menjadi Rp 67 ribu.
Bright Gas 5,5 kilogram
- Jabodetabek turun Rp 4.500 per tabung dari Rp 62 ribu menjadi Rp 57.500
Ease Gas 12 kilogram
- Turun Rp 6.000 per tabung dari Rp 144 ribu menjadi Rp 138 ribu.
Ease Gas 14 kilogram
- Turun Rp 8.000 per tabung Rp 168 ribu menjadi Rp 160 ribu.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login