IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Anjloknya Harga Crude Oil, 5000 Tenaga Kerja Halliburton Dirumahkan

Anjloknya Harga Crude Oil, 5000 Tenaga Kerja Halliburton Dirumahkan

Written By Indopetro portal on Friday, 26 February 2016 | 16:57

indoPetroNews.com-Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal industri minyak dan gas (migas) bukan sebatas isapan jempol.  Kini, 5.000 tenaga kerja Halliburton dirumahkan. Perusahaan penyedia jasa eksplorasi migas asal Amerika Serikat (AS) ini pangkas 8% tenaga kerjanya, atau sekitar 5.000 orang.

Pemangkasan karyawan ini akan dilakukan untuk operasi Halliburton di seluruh dunia dalam beberapa pekan ke depan. Ini merupakan peristiwa terakhir yang terjadi akibat harga minyak yang anjlok, terhadap industri minyak di AS.

"Industri ini turun sangat cepat dari yang diperkirakan semua orang," kata CEO Halliburton, Dave Lesar dan President Halliburton, Jeff Miller, dalam memo kepada para karyawannya, seperti dilansir dari CNNMoney, Jumat (26/2/2016).

Para eksekutif ini mengatakan, peluang bisnis di sektor ini akan makin memburuk. Selain itu, perusahaan ini juga mencoba mengatasi situasi minyak murah, dengan mengonsolidasikan fasilitasnya di 20 negara, serta menutup operasinya di 2 negara.

Turunnya harga minyak juga membuat keuntungan Halliburton jatuh. Harga sahamnya turun lebih dari 50% sejak nilai tertingginya di pertengahan 2014. Perusahaan penyedia jasa eksplorasi migas, seperti Halliburton, Schlumberger, dan Baker Hughes, telah mengumumkan pemangkasan jumlah tenaga kerja dalam 18 bulan terakhir. Di negeri Paman Sam ini, kegiatan pengeboran minyak berkurang drastis karena turunnya harga crude oil.

Sebagai catatan, Halliburton adalah perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak dalam bidang jasa eksplorasi, eksploitasi, dan penyulingan minyak dan gas bumi.

Perusahaan ini mempunyai banyak kantor anak perusahaan, afiliasi selain dua kantor pusat yaitu di Houston, Amerika Serikat, dan Dubai. Wilayah operasinya terdapat di lebih dari tujuh puluh negara termasuk Indonesia.

Pada tahun 2013, Halliburton Company masuk dalam daftar Fortune 500, sebuah daftar peringkat perusahaan berdasarkan pendapatan kotornya yang dibuat oleh majalah Fortune setiap tahun.
(Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login