IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Antisipasi Kebakaran Sumur Kembali Terjadi, Pertamina Lakukan Safety Stand Down

Antisipasi Kebakaran Sumur Kembali Terjadi, Pertamina Lakukan Safety Stand Down

Written By kusairi kusairi on Tuesday, 9 February 2016 | 14:14

indoPetroNews.com -  Menyusul kebakaran sumur di Field  Jatibarang, PT. Pertamina (Persero) lakukan Safety Stand Down. Kegiatan bertujuan untuk mengingatkan kembali perihal pentingnya pemahaman dan implementasi aspek Health Safety Security and Environment (HSSE)  di industri hulu minyak dan gas bumi (migas)  yang sangat erat dengan faktor risiko.

"Melalui safety stand down ini, saya mewakili jajaran direksi Pertamina mengajak dan menghimbau seluruh pekerja dan mitra Pertamina terutama yang bergerak di sektor hulu, agar semakin memperhatikan faktor HSSE. Terapkan HSSE Golden Rules yaitu Patuh, Peduli, Intervensi. Hal ini berlaku untuk semua pihak yang terkait dengan industri ini", kata Direktur Hulu PT. Pertamina (Persero) Syamsu Alam kepada sejumlah media di Kantor Pusat Pertamina di Jakarta, Selasa (9/2).

Lebih lanjut, Syamsu Alam menyampaikan bahwa kewajiban bagi seluruh pihak agar saling mengingatkan akan komitmen tinggi dalam menerapkan sistem manajemen HSSE dan mematuhi prosedur yang telah ditetapkan perusahaan.

"Di awal tahun 2016, kami membuat komitmen tentang Zero Tolerance untuk HSSE. Dalam artian bahwa kami berkomitmen untuk tunduk dan patuh terhadap pengelolaan faktor HSSE dalam setiap operasi yang kami jalankan. Maka apabila terjadi hal terkait safety tentu akan kami pertimbangkan kebijakan terkait rewards and concequences", tegas Syamsu Alam.

Sebelumnya, Senin (8/2), terjadi kebakaran di sumur Tim Penanggulangan Keadaan Darurat PT Pertamina EP Field Jatibarang, saat tengah ada aktifitas reparasi sumur dengan Rig Pumpindo PEP. Pada saat operasi dinihari tiba-tiba muncul api dari arah tangki kemudian api menyebar ke arah rig di area sumur yangg mengakibatkan rig terbakar di antara cellar meja bor tangki.

"Benar bahwa hari senin kemarin terjadi kebakaran di area sumur RDG-47 Field Jatibarang. Dan sekitar pukul 06.45 WIB (08/02) api berhasil dipadamkan", ujar Syamsu Alam.

Atas kejadian tersebut, tambah Syamsu Alam, aktifitas reparasi sumur dilakukan stop operasi. Operasi akan dimulai kembali setelah proses investigasi dan perbaikan tuntas dilakukan.

Sebelum melakukan safety stand down, Syamsu Alam menyempatkan diri menjenguk korban yang sedang menjalani perawatan di Instalasi Luka Bakar Rumah Sakit Pertamina Pusat.

"Hingga pagi ini total korban meninggal dunia 2 orang. Sedangkan 5 korban luka tengah mendapatkan perawatan dari RSPP. Sekali lagi, kami sangat menyesalkan kejadian ini dan kami berkomitmen untuk memberikan pengobatan semaksimal mungkin. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan kami turut berduka cita", jelas Syamsu Alam.

"Kami berkomitmen untuk tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari", janji Syamsu Alam.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login