IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Bambang Widjojanto : Ada Upaya Amankan Perpanjangan Kontrak Blok Migas

Bambang Widjojanto : Ada Upaya Amankan Perpanjangan Kontrak Blok Migas

Written By Indopetro portal on Monday, 22 February 2016 | 14:00

indoPetroNews.com-Usulan revisi UU KPK diduga sebagai upaya melindungi dan mengamankan proses perpanjangan kontrak blok migas tertentu. Sinyalemen tersebut diutarakan Bambang Widjojanto, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apalagi ada 31 blok migas yang kontraknya akan habis dalam tiga tahun mendatang.

Seperti diketahui, Indonesia saat ini memiliki 321 blok migas. Ada 68 wilayah kerja yang blok migasnya ditambah. Kemudian, sebanyak 22 blok masih dalam pengembangan, dan 241 blok dalam tahap eksplorasi. Sementara itu, dari 58 blok, beberapa kontrak blok migas akan habis.

Untuk 3 tahun ke depan, kata Bambang, setidaknya ada 31 blok migas yang kontraknya akan habis. “Dan upaya revisi UU KPK dikhawatirkan sebagai bagian kuat dari kehendak yang ingin melemahkan wewenang KPK, dan mengamankan proses perpanjangan kontrak blok migas yang akan habis,” kata Bambang Widjojanto.

"Ini supaya lembaga seperti KPK tidak berdaya, apalagi KPK saat ini, berkonsentrasi pada isu Sumber Daya Alam (SDA). Kalau itu terjadi, ini ingin merampok negeri ini secara legitimate, “tegas Bambang.

Sementara itu, Pertamina telah mendaftar beberapa blok migas yang diminatinya untuk diambil alih pascakontraknya selesai. Pertamina saat ini telah mendapat izin untuk mengkaji potensi migas di Blok Sanga-Sanga. Pertamina juga berminat mengkaji potensi migas Blok East Kalimantan. Kontrak kedua blok ini akan berakhir pada 2018 nanti.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto menuturkan, perseroan berkomitmen menambah keterlibatannya dalam mengelola blok migas di dalam negeri. Pertamina akan mengambil alih blok migas yang habis kontraknya serta membeli sebagian saham di blok migas yang segera habis kontraknya.

Untuk itu, perseroan bahkan telah menyiapkan pendanaan. "Siap (pendanaan), kami kan selalu prioritaskan 70% dari rencana capex (capital expenditure/belanja modal) itu untuk upstream (hulu)," kata Dwi kepada sejumlah media, termasuk indoPetroNews.com di Jakarta, beberapa waktu lalu. (Sofyan)



Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login