IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Harga Gas Dipastikan akan Lebih Murah

Harga Gas Dipastikan akan Lebih Murah

Written By Indopetro portal on Wednesday, 24 February 2016 | 17:31

indoPetroNews.com-Mata rantai niaga gas bumi dinilai terlampau panjang, sehingga membuat harga jual gas mahal. Atas pertimbangan tersebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 37 Tahun 2015 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penetapan Alokasi dan Pemanfaatan serta Harga Gas Bumi.

Hal itu dikemukakan Menteri ESDM, Sudirman Said, saat memberikan sambutan dalam acara seminar nasional "Pelaksanaan Permen Nomor 37 Tahun 2015 di Tengah Plus Minus Implementasi Tata Kelola Migas Nasional" di Jakarta, Rabu, (24/2/2016).

Sudirman berkomitmen untuk mengoptimalkan transparansi dalam pengalokasian gas. "Proses tender, harga jual-beli dan pihak-pihak yang akan terjun di bisnis usaha gas harus dilakukan secara terbuka," tegas Sudirman. Dia menambahkan, agar pebisnis gas juga dapat membangun infrastruktur gas, seperti pipa dan lainnya.

Dia juga mengatakan, akan ada prioritas pengalokasian dan pemanfaatan gas. "Utamanya untuk sektor transportasi dan rumah tangga," papar Sudirman. Selain itu, gas untuk sektor industri dan manufaktur. Sudirman juga menjelaskan tentang pokok-pokok pengaturan gas, diiantaranya adalah dihapuskannya diskriminasi penerima gas. Disamping itu, gas akan disalurkan secara langsung kepada konsumen.

Sementara itu, IGN Wiratmaja Puja, Dirjen Minyak Gas Kementerian ESDM menegaskan, Peraturan Menteri (Permen) Nomor 37 Tahun 2015 dikeluarkan harapannya agar tata kelola minyak dan gas (migas) tidak terlalu liberal.

"Kita melakukannya secara bertahap untuk mengatur tata kelola migas," kata Wiratmaja. Selama ini penjualan gas bumi terlalu mahal. "Penyebabnya, mata rantai bisnis gas terlampau panjang. Tradernya berlampis hingga ada lima lapis," terangnya.

Oleh karena itu, Pemerintah mengatur tata kelola gas agar tercipta rasa adil bagi masyarakat pengguna akhir gas. "Harga gas mahal. Belum lagi masyarakat Indonesia Timur yang tidak mendapatkan gas, seperti di Maluku, Sulawesi dan Papua," kata Wiratmaja.

Ke depan, kata Wiratmaja, ada badan penyangga gas, sehingga akan melahirkan tata kelola gas yang adil. "Harga gas pun akan diatur segera," tegas Wiratmaja.(sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login