IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Inovasi dan Perawatan Sumur, Kunci Jatibarang Field Produksi Positif

Inovasi dan Perawatan Sumur, Kunci Jatibarang Field Produksi Positif

Written By Indopetro portal on Tuesday, 16 February 2016 | 15:56


indoPetroNews.com - Memasuki bulan kedua  2016 ini Pertamina EP melalui salah satu lapangannya di Asset 3 Jatibarang Field mencatat produksi positif. Hingga kini produksi tercatat mencapai  7.979 bopd (year to date 17 Des 2015). Prestasi yang ditorehkan Jatibarang Field tidak terlepas dari kontribusi lapangan offshore X-Ray serta7 Struktur Randegan (RDG).

Lapangan X-Ray sendiri terdiri dari empat remote platform yakni X-Alpha (XA), X-Bravo (XB), X-Delta (XD) denga jumlah keseluruhan ada 34 sumur di X-Ray. Dari ke-34 sumur tersebut, ada 20 sumur minyak aktif yang beroperasi dengan Electric Submersible Pump (ESP) dan 2 sumur gas non asso dengan natural flow.

Umur X-ray yang terbilang tua yakni 40 tahun tidak membuat produksinya menurun. Melalui inovasi yang terus dilakukan pencapaian produksi X-Ray di tahun 2015 (year to date 17 Des 2015 ) mampu mencapai 2.112 bopd.

Selain inovasi, program well intervention di beberapa sumur X-Ray jadi kunci performa produksi yang terus meningkat. Adapun sumur-sumur yang berhasil dengan well intervention ialah XA-7 sebesar 274 bopd, XA-1 mencapai 276 bopd dan XD-5 sebesar 150 bopd.

Jatibarang Field Manager Ceppy  Agung Kurniawan, mengungkapkan bahwa Lapangan  X-Ray  merupakan backbone dalam produksi Jatibarang Field akan terus dikembangkan kedepannya. “Program reaktivasi dari sumur-sumur suspended Lapangan X-ray akan terus dilajutkan di tahun 2016. Upaya peningkatan produksi ini tidak terlepas dari kerjasama tim antar fungsi terkait seperti Ekploitasi dan Surface Facility Asset 3”, kata Ceppy kepada indoPetroNews.com Selasa (16/2/2016) di Jakarta.

Sementara itu, struktur RDG yang terletak di kabupaten Majalengka ini juga memiliki andil yang cukup besar dalam mendukung peningkatan produksi Jatibarang. Berkat keberhasilan reopening sumur RDG-44 yang mampu menghasilkan 361 bopd, tim Eksploitasi (EPT) pusat mengusulkan program Quantum Leap di struktur RDG (sumur RDG- 40, RDG-42 dan RDG-47).

Selain itu program Well Intervention pada Struktur Randegan juga menghasilkan penambahan produksi yang cukup besar seperti sumur RDG-53 yang menghasilkan 237 bopd dan sumur RDG-56 yang menghasilkan 126 bopd. Inovasi dan perawatan sumur dalam kondisi dunia minyak seperti sekarang memang menjadi jalan terbaik untuk terus meningkatkan produksi. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login